IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA Beragam Trend Pola Makan Saat Ini – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Beragam Trend Pola Makan Saat Ini

Beragam Trend Pola Makan Saat Ini

pola dietTREND umumnya dekat dengan fashion, dunia hiburan, film, makanan dll. Ternyata pola diet/pola makan juga mengikuti TREND. Terlebih jika pola diet/makan tersebut dilakukan oleh public figure seperti ahli gizi maupun artis, sudah tentu akan banyak pengikutnya.

Berikut ini adalah beberapa pola diet/makan yang dilakuan oleh public figure dan diikuti oleh banyak orang :

  1. Diet 30 hari

Tidak konsumsi gula/gula tambahan, polong-polongan, beras, susu, kedelai dan makanan olahan selama 30 hari. Mereka hanya konsumsi sayuran, telur, makanan laut, daging, biji-bijian dan kacang. Tujuannya pola diet/makan ini adalah untuk memangkas makanan yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Setelah 30 hari sudah boleh kembali normal dan makan seperti biasa. Meski begitu, umumnya masih terbiasa dan tetap menjalankan pola diet 30 hari.

  1. Mediteranian

Mirip dengan pola makan orang Yunani dan Itali. Makan buah, bijian utuh, minyak zaitun, bumbu dan bumbu herbal, kacangan dan polongan. Protein utama di dapat dari ikan dan golongan unggas. Daging merah, anggur dan susu dalam jumlah sedang. Riset menunjukkan diet ini mencegah masalah jantung dan Al zheimer.

  1. Zone

Terdiri 3x makan besar dan 2x cemilan. Setiap kali makan dibagi dalam: 1/3 protein rendah lemak jenuh (ikan dan unggas); 2/3 nya buah, sayur atau polongan, menghindari makanan bertepung dan bergula seperti kentang. Tambahannya lemak sehat seperti alpukat, zaitun, kacang almond. Komposisi: 40% Karbo, 30% protein, 30% lemak sehat.

  1. Keto

Semua karbo dipangkas, membakar lemak yang disebut ketosis. Kompoisis: 70-80% lemak, 10-20% protein, 5-10% karbo. Banyak bukti yang dapat menurunkan berat badan, tapi efek sampingnya konstipasi dan kelelahan. Jika terus dalam kondisi jangka panjang, rawan terkena osteoporosis, batu ginjal dan masalah jantung.

  1. DASH

Singkatan dari: Dietary Approach to Stop Hypertension (Pola Makan untuk Memberhentikan Hipertensi). Pola makan ini baik juga buat non penderita hipertensi. Pola makan tinggi sayur dan buah, rendah susu lemak jenuh, bijian utuh dan protein rendah lemak jenuh. Menghindari makanan yang mengandung gula, lemak jenuh, garam. Riset menunjukkan diet DASH membantu menurunkan kolesterol, hipertensi dan mencegah diabetes.

  1. Paleo

Menghindari makan makanan olahan, beras/gandum, kentang, gula, polongan dan susu. Yang dimakan adalah daging pemakan rumput alami, makanan laut dan telur yang memenuhi 30% kebutuhan kalori. Buah dan sayur segar menyumbang sekitar 30% dan sisanya kacang, bijian dan lemak sehat. Riset menunjukkan pola ini baik untuk menurunkan berat badan.

  1. South beach

Pola diet ini terdiri dalam 3 tahap. Pertama dalam 2 minggu memangkas semua karbo, termasuk gandum dan buah, hanya makan sayuran, susu rendah lemak, protein rendah lemak dan lemak sehat. Kemudian tambahkan buah, bijian utuh dan sayuran bertepung. Jika tujuan diet sudah tercapai, boleh makan apapun dalam jumlah sedang (sampai sekitar 28% kebutuhan kalori). Efek samping: kemungkinan lelah dan sering sakit kepala.

  1. MIND

Tujuannya meningkatkan efektifitas dan kesehatan otak. Gabungan antara pola diet DASH dan mediteranian. Konsumsi sayuran hijau pekat, bijian utuh, kacang, polongan, minyak zaitun, buah golongan berry, ikan berlemak/ ikan laut dalam dan unggas. Bisa juga minum 1 gelas anggur merah. Riset menunjukkan diet ini mengurangi Alzheimer 53%.

  1. Atkins

Dibagi dalam 2 tahap: pertama selama 2 minggu konsumsi protein, keju dan sayuran hijau. Hanya 10% kalori dari karbo. Lalu, tambahkan kacang, berries dan bijian utuh. Ketika tujuan diet hampir tercapai, tambahkan sayuran bertepung, buah dan bijian.

  1. Alkaline.

Tujuannya menurunkan berat badan dan meningkatkan metabolisme kesehatan tubuh. Pola makan dengan menghindari daging merah, ikan, telur, keju, bijian olahan dan makanan olahan. Lebih ke arah sayur, buah, bijian utuh dan kedelai. Pola ini bagus untuk menurunkan berat badan, namun sebenarnya tidak berpengaruh banyak dengan kondisi pH tubuh.

Sumber : webmd.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1880

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top