You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Benarkah Buah Semangka Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Demam?

Benarkah Buah Semangka Tidak Boleh Dikonsumsi Saat Demam?

164406_jus-semangka_663_382Banyak mitos saat sekarang ini yang masih menjadi kepercayaan bagi kebanyakan orang. Salah satunya tidak boleh mengkonsumsi buah semangka saat demam atau dalam kondisi badan panas. Kebanyakan orang menganggap buah semangka bersifat panas sehingga bisa meningkatkan panas saat demam. Benarkah itu?

Semangka mengandung air hingga 92 persen. Karena tampaknya hanya berisi air, Anda mungkin menyangka bahwa semangka tidak punya banyak kandungan yang menyehatkan. Anda salah! Semangka adalah salah satu buah yang kaya nutrisi dan manfaat. Berikut adalah fungsi semangka yang perlu kita ketahui:

Jika anda sedang diet, maka semangka adalah teman baik anda. Buah ini bebas lemak dan memiliki kombinasi kadar gula terbatas dan kadar air berlimpah. Apalagi, buah yang satu ini bersifat cepat mengenyangkan di dalam lambung. Manfaat Semangka diantaranya meningkatkan kerja jantung, merangsang keluarnya air seni lebih deras sehingga sangat baik untuk mereka yang mengalami gangguan buang air kecil dan sangat baik untuk menurunkan demam. Selain itu, semangka juga bisa mencegah sariawan dengan ampuh. Dengan manfaat yang begitu banyak, ternyata semangka mengandung beberapa nutrisi yang baik bagi kesehatan, yaitu :

  • Vitamin A dan C. Dalam sepotong semangka 100 gram terdapat vitamin C yang memenuhi 21 % jumlah harian yang direkomendasikan dan 17% kebutuhan harian vitamin A. Vitamin C sangat penting untuk perlindungan terhadap gangguan sistem kekebalan tubuh, penyakit jantung, penyakit mata, dan pengeriputan kulit. Sedangkan Vitamin A diperlukan untuk menjaga kesehatan mata, selaput lendir dan kulit. Konsumsi buah-buahan yang kaya vitamin A diketahui melindungi dari kanker paru-paru dan rongga mulut.

  • Likopen. Selain vitamin, semangka kaya akan antioksidan likopen (lycopene), pigmen yang membuat warna buahnya merah. Bersama dengan tomat, semangka kini semakin diunggulkan sebagai buah sumber likopen. Likopen adalah pembasmi radikal bebas yang sangat efisien dan dalam banyak studi epidemiologi diketahui memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung dan beberapa jenis kanker, terutama prostat. Semangka merah tanpa biji bisa mengandung likopen 36-78 mikrogram per gramnya, sedangkan semangka oranye atau kuning memiliki kurang dari 5 mikrogram / gram. Kandungan likopen berkurang hingga 20% pada semangka yang belum matang atau terlalu matang.
  • Kompres DemamAsam Amino. Semangka kaya akan asam amino yang disebut citrulline, yang diubah oleh tubuh menjadi L-arginine. Buah semangka mengandung sampai sekitar 3,6 miligram citrulline per gramnya. L-arginine adalah asam amino esensial yang membantu merelaksasi dan meningkatkan sirkulasi pembuluh darah. Karena kandungan citrulline ini, mengkonsumsi semangka secara teratur dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, mengurangi risiko preeklamsia pada wanita hamil, dan bahkan meningkatkan daya ereksi pada pria yang memiliki masalah.
  • Mineral. Selain daging buah, biji semangka juga memiliki manfaat. Biji semangka (yang juga bisa dikeringkan untuk menjadi cemilan yang bernama kuaci) mengandung zat besi dan zinc. Keunggulan biji semangka sebagai sumber kedua jenis mineral tersebut adalah kemudahannya untuk diserap tubuh karena memiliki bioavailabiltas tinggi (85-90%).

Sumber : dari berbagai sumber

(rsh)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Comments (1)

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top