IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA ID BEYOND BeonCorp Beon Corp 13 Kebiasaan Baik Meningkatkan Panjang Umur – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » 13 Kebiasaan Baik Meningkatkan Panjang Umur

13 Kebiasaan Baik Meningkatkan Panjang Umur

panjang umurSetiap orang pasti menginginkan umur panjang. Banyak orang yang beranggapan bahwa umur panjang tergantung pada keturunan, padahal belum tentu demikian. Para ahli kesehatan mengumpulkan 13 kebiasaan yang bikin panjang umur.

  1. Hindari kebanyakan makan

Riset pada hewan ditemukan pengurangan 10-15% asupan kalori normal meningkatkan panjang umur. Studi pada populasi manusia menemukan, asupan rendah kalori mengurangi kelebihan lemak dan berat badan, yang sangat berhubungan dengan kemungkinan penyakit dan umur. Namun, asupan juga tidak dapat terlalu rendah karena akan menurunkan suhu tubuh, tingkat seks rendah dan kelaparan berat.

  1. Makan kacang

Kacang tinggi akan protein, serat, antioksidan, vitamin dan mineral (tembaga, magnesium, kalium, folat, niasin, dan vitamin B6 dan E ), fitokimia. Kacang punya manfaat positif bagi penderita penyakit jantung, tekanan darah tinggi, peradangan, diabetes, sindrom metabolik, kadar lemak perut dan beberapa kanker. Studi pada 350.000 orang ditemukan mereka yang rajin makan 1 porsi kacang menurunkan resiko kematian dini 4-27%.

  1. Minum jamu kunyit

Kunyit dikenal sebagai makanan anti radang yang disebut curcumin yang membantu menjaga fungsi otak, jantung, paru, melindungi dari kanker dan penyakit karena usia. Walau pada manusia belum ada risetnya, namun di beberapa negara, manfaat kunyit sudah dikenal ribuan tahun.

  1. Banyak makan berbasis tumbuhan

Banyak riset menyebutkan, makan basis nabati/tumbuhan akan menurunkan resiko kematian dini dan pengurangan penyakit seperti kanker, sindrom metabolik, gangguan jantung, depresi dan masalah otak. Hal ini karena basis nabati tinggi antioksidan misalnya polifenol, karotenoid, folat, dan vitamin C. Riset menyebutkan, pola diet vegan dan vegetarian menurunkan angka kematian dini 12-15% dan 29-52% menurunkan resiko kematian karena sakit jantung, ginjal atau karena gangguan hormon.

  1. Aktif secara fisik

Menurut riset, olahraga setiap hari selama 15 menit meningkatkan waktu hidup 3 tahun, jika ditambah 15 menit lagi dapat mengurangi resiko kematian dini sekitar 4%. Berolahraga sekitar 150 menit/minggu mengurangi kematian dini sekitar 28%.

  1. Tidak merokok

Perokok mengurangi hidupnya sekitar 10 tahun dan 3 kali lebih meningkatkan risiko kematian dibandingkan bukan perokok. Perokok yang berhenti dibawah umur 35 tahun dapat memperpanjang hidupnya sekitar 8.5 tahun. Berhenti di usia 60 tahun meningkatkan 3.7 tahun hidup dan berhenti usia 80 tahun masih berdampak positif.

  1. Minum alkohol dalam jumlah sedang

Peminum berat akan bermasalah dengan kesehatan jantung, liver, pankreas. Namun minum anggur dalam jumlah sedang dapat menurunkan resiko kematian dini 17-18%. Wanita dapat minum antara 1-2 gelas/hari dan maksimal 7 gelas/minggu. Sedangkan pria minum kurang dari 3 gelas atau sekitar 14 gelas/minggu.

  1. Bahagia itu penting

Sebuah studi dalam 5 tahun menyebutkan, orang bahagia mengurangi 3.7% resiko kematian dini. Seorang berusia di usia 22 tahun yang bahagia memiliki 2.5 kali umur lebih panjang di usia 60 tahun ke atas dibanding yang tidak bahagia. Tinjauan lebih dari 35 studi menyebutkan kebahagiaan meningkatkan 18% harapan hidup.

  1. Mengurangi stress dan cemas kronis.

Wanita yang mengalami stress dan cemas dilaporkan 2x lebih cepat meningkatkan risiko kematian akibat penyakit jantung, stroke atau kanker paru. Lelaki yang mudah stres dan cemas meningkatkan resiko kematian dini 3x lebih. Orang pesimis menurunkan hidupnya 42% dibanding yang optimis.

  1. Buat lingkaran sosial

Baik secara sosial dan memiliki pertemanan mengurangi resiko kematian dini sebesar 50%. Hubungan sosial yang sehat dapat meningkatkan kesehatan jantung, otak, hormon, fungsi imun dan mencegah penyakit kronis. Studi menyebutkan, memberi jauh lebih bermanfaat dibanding menerima.

  1. Punya tujuan hidup.

Dalam hal ini berhubungan dengan disiplin diri, pengorganisiran diri sendiri, efisien dan orientasi tujuan. Riset yang diikuti oleh 1500 anak lelaki dan perempuan sampai usia lanjut, anak yang gigih, terorganisir, disiplin, hidup 11% lebih lama dari teman-temannya yang kurang disiplin. Orang yang kesadarannya tinggi juga memiliki tekanan darah lebih rendah, terhindar dari masalah kejiwaan, sakit jantung, diabetes dan masalah sendi.

  1. Minum kopi atau teh

Teh hijau kaya dengan polifenol dan katekin yang bermanfaat menurunkan resiko kanker, diabetes dan masalah jantung. Orang yang minum teh atau kopi menurunkan 20-30% kematian dini dibandingkan yang tidak minum. Batas kopi sekitar 400 mg kafein atau 4 cangkir/hari.

  1. Tidur nyenyak.

Tidur tidak nyenyak dan tidak teratur sekitar 5-7 jam/hari meningkatkan 12% kematian dini. Sedang yang tidur antara 8 sampai 9 jam/hari saat malam menurunkan daya hidup 38%. Kurang tidur meningkatkan peradangan dan resiko penyakit berbahaya. Kelebihan tidur menjadi tanda depresi, aktivitas fisik rendah, kondisi kesehatan tidak teatur.

Sumber : healthline.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top