You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Mengenal Alergi dan Pengobatannya

Mengenal Alergi dan Pengobatannya

cara-mengatasi-alergi-obatHampir setiap orang pernah menderita alergi dalam hidupnya. Reaksi alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengindentifikasi zat yang tidak berbahaya menjadi penyusup berbahaya dan melawannya. Zat tersebut dikenal sebagai alergen. Saat tubuh bereaksi, histamin bekerja sehingga menyebabkan banyak gejala tidak nyaman, seperti pilek, bersin dan mata gatal. Histamin dibuat oleh sel mast, yang tugasnya mempertahankan tubuh dari penyakit. Sel mast sebagai sel pertahanan pertama yang menanggapi adanya zat asing, misalnya alergen.

Obat anti alergi biasanya bertujuan untuk memblokir aksi histamin. Natrium kromolin, sebagai anti alergi bekerja dengan cara stabilizer sel mast, sehingga menghentikan produksi histamine oleh sel mast yang mencegah gejala alergi.

Demikian juga untuk asma karena alergi, Natrium kromolin (Nasalcrom) digunakan untuk mencegah serangan asma yang dipengaruhi alergi. Untuk alergi karena lingkungan secara umum, pengobatan utama menggunakan kortikosteroid dan anti histamine, sedangkan Nasalcrom hanya sebagai tambahan.

Natrium kromolin berasal dari ramuan penyembuhan ammi visnaga yang lebih banyak digunakan dalam pengobatan batu ginjal. Ternyata tumbuhan ini mengandung Nasalcrom yang menenangkan orang yang terkena asma karena alergi, walau waktu itu para peneliti belum tahu cara kerjanya.

Nasalcrom dapat diaplikasikan dengan cara menghirup 3 sampai 6 kali/hari. Dan akan lebih efektif jika digunakan sebelum kejadian alergi. Namun jika dalam satu bulan kondisi tidak juga membaik, perlu ada tindakan lanjutan.

Nasalcrom juga berguna untuk mengobati alergi konjungtivitis. Kondisi ini dapat terjadi ketika alergen memicu peradangan pada lapisan kelopak mata yang dapat menyebabkan kemerahan mata yang ekstrim dan iritasi.

Efek samping penggunaan yang mungkin saja terjadi umumnya adalah sakit kepala, iritasi hidung, batuk, pusing, mengi, mengantuk, mual, pegal. Obat ini secara nyata membantu mengurangi episode asma dipicu oleh reaksi alergi. Dalam beberapa tahun terakhir, obat inhibitor leukotriene yang lebih baru juga dapat menggantikan obat yang mengandung natrium kromolin. Inhibitor leukotriene diyakini lebih nyaman dan aman daripada natrium kromolin. Natrium kromolin harus dihirup setidaknya tiga kali per hari, sedangkan inhibitor leukotriene hanya perlu dilakukan sekali per hari.

Meski penggunaan natrium kromolin mulai menurun, namun mulai digunakan dalam pengobatan topikal untuk dermatitis atopik pada anak-anak. Dermatitis atopik yaitu kondisi alergi inflamasi kulit yang menyebabkan gatal dan ruam yang menyakitkan. Ketika diaplikasikan langsung ke kulit, sodium kromolin mengurangi gejala dermatitis atopik yang aman dan efektif. Natrium kromolin tidak diserap ke dalam aliran darah ketika diterapkan pada kulit, hingga menghilangkan kekhawatiran efek samping. Apapun itu obatnya, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

Sumber : healthline.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top