You Are Here: Home » Gaya Hidup » Sereal Terbaik Untuk Orang dengan Diabetes

Sereal Terbaik Untuk Orang dengan Diabetes

26EDA3D400000578-3007989-image-a-2_1427133269331Penderita diabetes wajib mengontrol kadar darah agar tetap stabil. Pengaturan pola makan bagi penderita diabetes yang terpenting adalah jumlah yang berimbang antara karbohidrat, protein dan lemak sehat. Dengan begitu seorang penderita diabetes tidak perlu meninggalkan karbohidrat. Pola makan akan lebih mudah diatur jika memperhatikan indeks glikemik (IG) supaya kadar gula darah tetap stabil.

Hindari sereal yang manis, karena mengandung gula dan bijian olahan. Selalu biasakan untuk membaca label degan baik. Pilihlah gandum utuh yang minim diolah serta kaya serat, selain juga pasti banyak mengandung vitamin dan mineral.

Bijian yang dapat dijadikan sebagai sereal untuk sarapan adalah havermut/oatmeal, tepung gandum, gandum bekatul, tepung jagung utuh, jelai, beras merah, nasi, soba/buckwheat. Menurut American Diabetes Association, olahan oat misalnya oat gulung oat bran atau oat polong memiliki IG yang rendah, kurang dari 55.

Oat yang diolah cepat mempunyai IG antara 56-69. Sedang oat instant, bubuk jagung, dianggap memiliki IG tinggi dengan skor 70 ke atas. Daripada menggunakan oat instant, oat yang dimasak bisa tahan dalam suhu dingin dengan menyimpannya dalam kulkas selama seminggu lalu hangatkan kembali jika ingin dimakan. Seratnya tetap tinggi dan baik bagi pencernaan.

Sereal yang baik menurut American Diabetes Association yaitu mengandung setidaknya 3 gram serat dan tidak lebih dari 6 gram gula. Sayangnya, gula memiliki banyak jenis dan pemanis. Harvard School of Public Health mendaftarkan gula yang biasa dimasukkan dalam makanan misalnya nektar agave, gula merah, kristal tebu,gula tebu,  pemanis jagung, sirup jagung, kristal fruktosa, dekstrosa, sari tebu,  konsentrat jus buah, glukosa, madu,  sirup jagung tinggi fruktosa,  gula invert, sirup malt, maltosa, sirup maple, gula tetes, gula mentah, sukrosa, sirup. Selain itu, jangan lupa untuk melihat kadar natriumnya. Berdasarkan Mayo clinic, asupan natrium tidak lebih dari 2300mg/hari.

Menambahkan protein seperti kacang pada oat membantu mengatur kadar gula darah saat sarapan dan menjelang makan siang. Kacang tanpa garam, walnut/kenari, almond dapat ditambahkan juga sebagai sumber lemak tidak jenuh. Selain itu juga bisa ditambahkan buah-buahan misalnya dari golongan berry.

Jika ingin menambahkan susu pada sereal pilih susu skim/rendah lemak. Atau dengan susu kedelai, susu almond, terutama jika menderita laktosa intolerans. Pola diet dengan bebijian pada dasarnya sangat membantu orang dengan diabetes tipe 2 bahkan mencegah diabetes. Pastikan produk karbohidrat yang dimakan adalah yang minim/bukan olahan.

Sumber : healthline.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1660

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top