7 Gangguan Kesehatan Akibat Begadang
Tidur yang cukup dan berkualitas merupakan salah satu indikator untuk mencapai kesehatan yang optimal. Tidur yang paling baik adalah antara 6-8 jam per malam. Namun masih banyak orang yang sering kurang tidur atau begadang karena alasan pekerjaan, hobi menonton tv atau pertandingan bola, atau bahkan bermain gadget. Padahal sering begadang/kurang tidur berdampak buruk terhadap kesehatan. Apa saja dampaknya?
-
Obesitas
Suka begadang/kurang tidur merangsang hormon grelin (pengendali rasa lapar) dan menekan hormon Leptin (mengendalikan rasa kenyang), sehingga membuat orang yang sering begadang akan cenderung lapar dan mencari makanan atau cemilan.
-
Penyakit Jantung
Tidur kurang dari 8 jam akan meningkatkan hormon kortisol (hormon stress) yang dapat merusak pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah dan menicu penyakit jantung.
-
Diabetes
Studi di University of Chicago tahun 2007 (dipublikasi dalam Sleep Medicine Review) menemukan bahwa kurang tidur parsial menyebabkan gangguan kemampuan tubuh menangani glukosa dan peningkatkan hormon grelin sehingga meningkatkan risiko obesitas dan diabetes.
Sakit kepala merupakan salah satu gejala karena kurang tidur. Terutama bagi mereka yang memiliki migrain akan lebih berisiko mengalami sakit kepala.
-
Depresi
Seseorang yang memiliki tidur kurang akan cenderung mudah merasa depresi. Sebaliknya depresi memperparah kebiasaan kurang tidur dan kualitas tidur.
-
Penurunan Konsentrasi
Kurang tidur telah dikaitkan dengan penurunan semua jenis fungsi neurologis, termasuk menurunnya konsentrasi. Seseorang yang kurang tidur akan sulit berkonsentrasi sehingga tidak disarankan untuk mengemudikan kendaraan.
-
Kematian
Dalam sebuah studi 2010 yang diterbitkan dalam Sleep, peneliti dari University of Warwick di Inggris menemukan hubungan antara kematian dini, baik karena kebiasaan kurang tidur atau terlalu banyak tidur. Namun penelitian ini masih perlu dikaji lebih lanjut lagi untuk mencari hubungan yang pasti. (erl)
Sumber : web.md
(erl)
Baca juga :
Puasa Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Rendahnya Kadar Vitamin C Berhubungan Dengan Pendarahan Intraserebral
