You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Waktu Tidur

Waktu Tidur

ngantuk di pagi hariJika merasakan kantuk di kantor, sangat mungkin tergoda untuk menyeduh secangkir kopi dan kudapan untuk menambahkan energi pada tubuh. Umumnya hal ini disebabkan karena tidak pernah berolah raga dan mengkonsumsi makanan cepat saji untuk menu makan malam.

Kurang tidur malam juga dihubungkan dengan penambahan berat badan. Susan Zafarlotfi, PhD, Direktur Klinis dari Intitut Gangguan Tidur di Universitas Medical Center Hackensack di New Jersey mengatakan “Pada saat tubuh kurang berenergi karena kurang tidur, umumnya akan muncul keinginan untuk ngemil snack seperti sekantong kripik kentang atau cemilan lainnya.” dan memang sesaat kemudian tubuh akan lebih berenergi dan tidak merasakan kantuk. Namun seiring dengan itu juga disertai dengan kenaikan berat ditambah lagi jarang berolah raga dan kurang tidur.

Menurut Zafarlotfi, “Hutang tidur itu seperti hutang kartu kredit. Jika terus mengumpulkan hutang kartu kredit, maka kita harus membayar dengan bunga yang tinggi dan harus dibayar lunas. Jika hutang tidur menumpuk, maka tubuh akan sakit.”

Hubungan antara tidur dan diet sudah sering dibahas pada buku-buku diet dan artikel-artikel kesehatan. Menurut Michael Breus, PhD, penulis Beauty Sleep, “Jika mendapatkan tidur yang baik, maka akan kehilangan berat badan. Tetapi jika tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup atau kualitas tidur yang tidak baik, maka metabolisme tubuh tidak akan berfungsi dengan baik.”

Rata-rata kita membutuhkan sekitar 7,5 jam waktu untuk tidur. Baik buruknya kwalitas tidur maka akan berpengaruh terhadap hormon ghrelin dan leptin. Ghrelin adalah hormon yang memberitahu kapan waktu makan. Ketika kurang tidur, kadar hormon ghrelin meningkat. Leptin adalah hormon yang memberitahu untuk berhenti makan. Ketika kurang tidur, kadar hormon leptin berkurang. Pada saat kurang tidur, keinginan untuk mengkonsumsi makanan meningkat, sedangkan metabolisme tubuh melambat, itu yang menyebabkan kenaikan berat badan ketika kurang tidur.

takut-ngantuk-saat-lembur-kerja-ini-lho-solusinyaSolusi untuk mengatasi kurang tidur, sebagai permulaan hindari konsumsi kafein di sore hari karena akan membuat tidur yang terjaga sehingga mendapatkan kualitas tidur yang buruk di malam hari. Olahraga juga membantu meningkatkan kualitas tidur. Perlu diketahui, jangan berolahraga tepat sebelum tidur. Perhatikan makanan yang dikonsumsi sebelum tidur. Pizza dan bir bukan pilihan yang baik untuk dikonsumsi sebelum tidur. Konsumsilah makanan ringan yang sehat seperti semangkuk sereal. Makanan yang berat dapat meningkatkan risiko mulas sehingga terjaga sepanjang malam.

Bagaimana jika tetap merasa ngantuk padahal sudah mendapatkan cukup waktu tidur? Bicaralah dengan dokter spesialis saraf untuk mengatasi gangguan tidur. Setelah melakukan evaluasi dan studi tentang pola tidur kita secara menyeluruh, dokter spesialis saraf akan membantu mengidentifikasi masalah yang mendasari gangguan tidur dan mengembangkan rencana pengobatan sehingga mendapatkan kualitas tidur yang baik dan kemungkinan untuk langsing.

Sumber : WebMD

(vna)

 

Baca juga :

Nyeri Kandung Kemih atau Interestial Sistitis

Warna Urin Mencerminkan Kesehatan Ginjal

Sikap Apatis Menjadi Penanda Pengerutan

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top