You Are Here: Home » Gaya Hidup » Perut Gendut Bikin Penyakit

Perut Gendut Bikin Penyakit

059225300_1412139131-01102014-obesitasBerkembangnya ilmu pengetahuan mematahkan mitos yang mengatakan bahwa kegemukan merupakan lambang kemakmuran. Kegemukan bukan lagi identik dengan kemakmuran, tapi justru sebagai biang berbagai penyakit. MichaelD.Jensen, MD, seorang spesialis endokrinologi di MayoClinic, Rochester, Minn.,menjelaskan masalah lemak tidak hanya pada subkutan yang terletak dibawah kulit tetapi juga lemak visceral yang ada di dalam organ penting. Banyaknya lemak diperut meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular, diabetes tipe 2, kanker kolorektal, sleep apnea (gangguan pernapasan saat tidur).

Berat badan sebenarnya ditentukan oleh bagaimana keseimbangan energi yang masuk dan keluar (aktivitas). Jika makan terlalu banyak tetapi berolahraga sedikit, maka akan terjadi kelebihan berat badan dan pembentukan lemak di perut. Seiring usia maka akan terjadi kehilangan massa otot. Pada beberapa pria, sel lemak ditangan dan kaki kehilangan kemampuan untuk membawa lemak, sehingga tersimpan di perut. Gen juga memainkan peran penting dalam lokasi penimbunan lemak tubuh. Minum alkohol dalam bentuk apapun lebih cepat menyebabkan pembentukan lemak diperut yang dinamakan Beer belly. Jadi, cobalah untuk mengurangi minum alkohol berlebihan.

Ukuran lingkar pinggang bagi lelaki juga penting untuk mengetahui banyaknya lemak. Ukuran pinggang lebih dari 40inci (102cm) menunjukkan lemak perut yang tidak sehat dan meningkatkan resiko masalah kesehatan.

Untuk mengatur lemak diperut bisa dilakukan dengan olahraga sit up dengan menargetkan otot perut. Tetapi untuk lemak visceral dibutuhkan diet dan olahraga. Yang bisa dilakukan adalah:

  1. Konsumsi makanan sehat. Sumber makanan nabati berupa buah, sayur, bijian. Lalu protein tanpa lemak dan susu serta produk susu rendah lemak. Batasi lemak jenuh misalnya dari daging berlemak, keju dan mentega. Pilih lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda misalnya ikan, kacang dan minyak sayuran.

  2. Ukurlah porsi makan. Lakukan tips misalnya membagi makanan dengan teman jika berada di restauran atau mengurangi kalori jika dirumah.

  3. Beraktivitas fisik dalam kegiatan harian. Department of Health and Human Services di Amerika menyarankan olahraga aerobik sedang, seperti jalan cepat, setidaknya 150 menit seminggu atau aerobik kuat, seperti jogging, setidaknya 75 menit seminggu yang digabung dengan olahraga yang direkomendasikan sekitar 2 kali/minggu.

  4. Bersabar. Ingin turun berat badan tidak langsung drastis. Patokannya sekitar 1kg/minggu.

Lakukan semua dengan tekun dan sabar untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Sumber : Mayoclinic

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1661

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top