You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Mengenal Menopause dan Perimenopause dan serba-serbinya

Mengenal Menopause dan Perimenopause dan serba-serbinya

beyondhotflashes2Apa itu menopause?

Menopause merupakan akhir permanen masa menstruasi. Hal ini sebagai titik balik dalam siklus hidup seorang wanita, bukan sebuah penyakit, tetapi dapat memiliki dampak besar pada kondisi wanita. Menopause memang memiliki gejala yang kurang enak, misalnya hot flashes (panas dada), berkeringat malam hari, tetapi sudah merupakan siklus hidup yang akan dijalani.

Apa penyebab menopause?

Seiring bertambahnya usia, umumnya sekitar 40-55 tahun, terjadi menopause. Potensi wanita mengandung menurun drastis, produksi telur/ovum di ovarium turun. Selain itu juga dapat disebabkan karena faktor tertentu seperti operasi dan pengobatan medis, operasi pengangkatan indung telur (bilateral oopharectomy), kemoterapi, dan terapi radiasi panggul. Histerektomi (operasi pengangkatan rahim) tanpa menghilangkan ovarium tidak menyebabkan menopause, meskipun sudah tidak lagi mens.

Kapan menopause mulai?

Dalam catatan National Institute on Aging, rata-rata wanita berusia 51tahun mengalami menopause, tapi bisa juga mulai lebih awal atau sangat lambat. Beberapa perempuan mulai menopause usia 40, dan persentase yang sangat kecil hingga akhir 60tahun. Perempuan yang merokok cenderung mengalami menopause beberapa tahun lebih awal dibanding bukan perokok. Tidak ada cara untuk memprediksi usia menopause. Jika seorang wanita tidak mens lagi selama 12 bulan berturut-turut, tanpa penyebab yang jelas lainnya, maka terjadi menopause.

Sebelum menopause, ada perimenopause

Menopause terjadi secara bertahap. Ovarium (indung telur) lambat berproduksi. Transisi ke menopause disebut perimenopause.Selama perimenopause, seorang wanita bisa memungkinkan untuk hamil dan setelah 12 bulan, kemampuannya turun drastis, ovarium masih berfungsi dan dia masih bisa ovulasi, meskipun tidak harus secara bulanan. Ciri menopause pada tiap wanita berbeda, ada yg ringan, ada yang berat. Berdasarkan National Institute on Aging, jika terjadi pendarahan lebih dari 1minggu di jarak antar waktu mens, segera pergi ke dokter.

Gejala:

  1. Hot flashes (panas di dada). Perasaan panas yang dapat membuat wajah dan leher memerah, menyebabkan bercak merah sementara muncul di dada, punggung, dan lengan. Dapat diikuti keringat dan menggigil. Hot flashes bervariasi intensitasnya dan biasanya berlangsung antara 30 detik sampai 10 menit. Atur ruangan sehingga sirkulasi udara berjalan dengan baik (bila perlu gunakan pendingin ruangan), berolahraga secara teratur, menghindari makanan pedas dan panas, dan meredakan stress.

  2. Sulit tidur. Karena hot flashes dapat meningkatkan jumlah keringat di malam hari. Cara menguranginya dapat menggunakan pendingin ruangan, kenakan baju tidur berbahan katun yang mudah menyerap keringat, tidak berdekatan dengan hewan peliharaan saat tidur karena sama-sama menimbulkan panas dan sediakan kain dingin untuk membasuh keringat. Konsultasikan dengan dokter jika sudah sangat menganggu.

  3. Masalah seks. Disebabkan kekurangan estrogen yang menyebabkan kekeringan vagina, yang dapat membuat hubungan seksual tidak nyaman atau menyakitkan. Coba gunakan pelumas larut dalam air. Libido juga dapat berubah lebih baik atau lebih buruk, tapi banyak faktor selain menopause yang dapat mempengaruhi hal ini, yaitu stres, obat-obatan, depresi, kurang tidur, dan masalah hubungan sosial.

Km38wTYKDMCara mengatasi keluhan menopause

Efek menopause bisa dikurangi dengan terapi hormon pengganti (hormone replacement therapy). Pengobatan lain dengan pil KB dosis rendah dan terkontrol jika mendekati perimenopause, obat antidepresan, obat tekanan darah, atau obat lain untuk membantu kurangi hot flashes, dan krim estrogen vagina. Dokter juga membantu dengan tips gaya hidup tentang mengatur pola makan, olahraga, tidur, dan manajemen stres.

Hormone Replacement Therapy

Terapi penggantian hormon dapat meringankan gejala-gejala menopause. FDA merekomendasikan agar mengonsumsi dosis terendah, dan hanya untuk waktu singkat karena penelitian mengaitkan penggunaan jangka panjang dari terapi penggantian hormon untuk risiko yang lebih besar ke serangan jantung, stroke, pembekuan darah, dan kanker payudara.

Bioidentical Hormone Therapy

Bioidentical Hormone Therapyuntuk gejala menopause dapat merujuk kepada beberapa obat yang disetujui FDA. Atau bisa mengacu pada hormon yang berasal dari tanaman di racik untuk mencocokkan setiap pasien yang berkasus beda. Beberapa dokter mengklaim bahwa bioidentik hormon lebih aman, walau belum semua disetujui FDA. FDA memberi saran dengan konsumsi dosis terendah dalam waktu singkat.

Alternatif Pengobatan lainnya

Menurut National Institutes of Health, belum ada banyak penelitian yang dirancang dengan baik tentang topik ini, sehingga penelitian ini tidak cukup kuat untuk menarik kesimpulan tentang perawatan seperti black cohosh, dong quai, semanggi merah, dan kedelai. Jika mengkonsumsi suplemen, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

Sumber : WebMD

(ast/bt)

Artikel Terkait :

Suplemen Yang Dibutuhkan Wanita Menopause

Aktivasi In Vitro, Harapan Bagi Wanita Penderita Primary Ovarian Insufficiency untuk bisa Hamil dan Melahirkan

Siap Menghadapi Menopause

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top