Serat Kunci Hidup Sehat dan Panjang Umur
Sejak lama para ahli kesehatan menyarankan makanan tinggi serat untuk meningkatkan kesehatan dan meningkatkan usia harapan hidup.
Studi yang dimuat dalam Jurnal of Gerontology melibatkan lebih dari 1.600 orang dewasa di Australia, menemukan bahwa mereka yang konsumsi 80 % makanan serat, bebas penyakit dan tetap sehat meski usia lanjut. Buah dan biji-bijian termasuk makanan yang kaya akan serat.
Tim peneliti dari the University of Sydney’s Westmead Institute for Medical Research menemukan hubungan sebab akibat karena sebelumnya terdapat banyak penelitian yang menunjukkan pengaruh protektif serat terhadap sejumlah penyakit kronis.
Maka disebut sebuah istilah “Successful aging” yang di definisikan dalam penelitian sebagai masa tua yang tidak mengalami cacat fisik, depresi, gangguan pernapasan atau gangguan kesehatan kronis lainnya seperti kanker, tekanan darah tinggi, diabetes atau penyakit jantung. Mereka yang mencapai tahap ini karena mengkonsumsi makanan berserat sekitar 30 gram/hari seperti roti gandum dan sereal, buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan.
Mereka yang dilibatkan dalam studi ini berusia sekitar 49 tahun atau lebih dan dimonitor selama satu decade dimulai pada tahun 1994. Semuanya dinyatakan bebas dari kanker dan penyakit jantung. Survei menilai rutinitas diet, dengan fokus khusus pada serat, karbohidrat dan asupan gula.
Selama kurun waktu 10 tahun itu, tim peneliti menyimpulkan bahwa 15,5 persen peserta berhasil mencapai “Successful aging”. Sebaliknya, mereka yang konsumsi serat dibawah rata-rata cenderung menjalani masa tua yang kurang baik.
Para peniliti mencatat bahwa kadar gula darah dan dampak karbohidrat pada tingkat gula darah tidak berperan pada kelompok yang konsumsi tinggi serat. Para peneliti juga menemukan bahwa hanya 25 persen dari para peserta penelitian yang mengkonsumsi serat sesuai rekomendasi.
Buah dan sayur mengandung banyak serat, misalnya kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, stroberi, raspberry, blueberry, jeruk, wortel, sayuran hijau, jagung, kacang polong, popcorn, sereal bran dan oatmeal. Serat mampu menurunkan peradangan yang disebabkan oleh gula darah. Peradangan merupakan faktor kunci penuaan dan berbagai gangguan kronis. Serat juga mampu memberikan rasa kenyang yang lebih lama sehingga memberikan manfaat kesehatan.
Serat dibagi dua, larut dan tidak larut, serta memiliki fungsi berbeda. Serat menyediakan makanan bagi bakteri yang bisa menghasilkan zat yang membantu meningkatkan kesehatan seperti hormon yang membantu mengatur nafsu makan dan gula darah.
Sumber : newshealth
(ast/bt)