Obesitas Dapat Menyebabkan Kematian Dini
Semua orang tahu bahwa menjadi gemuk sangat mengurangi kualitas hidup seseorang dan membuatnya jauh lebih sulit untuk mempertahankan kehidupan yang sehat. Sebuah studi baru dari Kanada yang telah terbukti secara ilmiah menyatakan bahwa obesitas dapat mengurangi delapan tahun dari masa hidup seseorang sehingga akhirnya berdampak pada kematian dini.
Para peneliti dari McGill University di Montreal mencatat bahwa faktor risiko utama yang terkait dengan obesitas adalah penyakit umum seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung. Kebanyakan orang menyadari kondisi ini, dan bahkan hubungan mereka dengan obesitas, tetapi mereka sering gagal untuk mengenali bagaimana kualitas hidup setelah itu semua terjadi.
Dipublikasikan dalam jurnal The Lancet Diabetes & Endokrinologi, sebuah penelitian yang membandingkan pria dan wanita muda dari bobot sehat dengan pria dan wanita muda yang obesitas, peneliti menemukan bahwa mereka yang kelebihan berat badan kehilangan sekitar 8,4 tahun dari kehidupan mereka pada laki-laki dan kehilangan 6,1 tahun dari kehidupan mereka pada perempuan.
“Studi kami menunjukkan bahwa obesitas berhubungan dengan peningkatan risiko terkena penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke, dan diabetes yang rata-rata dapat mengurangi harapan hidup seseorang,” kata Profesor Steven Grover, salah satu peneliti.
“Penelitian ini mempunyai pesan yang jelas bahwa dengan menjadi gemuk Anda tidak hanya mengurangi hidup Anda, tetapi juga kesehatan anda memburuk dari tahun ke tahun dan tidak dapat menikmati kehidupan yang bahagia, aktif dan produktif,” tambah Barbara Dinsdale, seorang manajer gaya hidup di the British charity Heart Research UK.
Mempertahankan diet yang tepat adalah kunci untuk menghindari obesitas, dan ini termasuk menghindari untuk mengkonsumsi gula halus, minuman ringan, karbohidrat dari tepung olahan dan organisme yang dimodifikasi secara genetik (GMO).
Sumber : Natural News
(rsh/bt)