You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Mungkinkah Bipolar Terjadi Pada Anak?

Mungkinkah Bipolar Terjadi Pada Anak?

BipolarBipolar disorder (BD) atau gangguan bipolar, merupakan gangguan mental berupa mood/suasana hati yang tidak stabil dan cepat terjadi. Bipolar umumnya terjadi pada usia dewasa. Namun, bagaimana dengan anak-anak? Seorang ahli dari Mayo clinic, Daniel K. Hall-Flavin, M.D. membantu menjelaskannya.

Gangguan bipolar dapat terjadi pada anak-anak. Biasanya dapat dideteksi pada anak remaja atau dewasa muda, tapi juga bisa terjadi pada anak-anak. Sama halnya dengan orang dewasa, BD pada anak menyebabkan perubahan mood dari puncak hiperaktif atau euforia (mania) ke titik paling rendah yaitu depresi.

Meski demikian, sebagian besar tidak perlu menjalani perawatan. Setiap anak bisa saja memiliki emosi masa sulit seperti sedih, marah, hiperaktif, memberontak dsbnya. Namun jika emosi itu berlangsung terus menerus, naik turunnya drastis, menyebabkan gangguan kejiwaan, artinya itu gejala yang lebih dari sekedar emosional.

Ada beberapa tanda yang sebaiknya diwaspadai sebagai BD bagi anak:

  1. Perubahan suasana hati/mood yang drastis, lebih dari biasa/kesehariannya.
  2. Perilaku hiperaktif, impulsif, agresif atau tidak pantas secara sosial
  3. Perilaku yang berisiko dan sembrono yang tidak sesuai karakter, seperti sering melakukan hubungan seks bebas dengan banyak pasangan, penyalahgunaan alkohol atau narkoba, dan cenderung boros dalam membeli barang.
  4. Insomnia atau gangguan susah tidur.
  5. Depresif, mudah tersinggung sepanjang hari.
  6. Over percaya diri
  7. Berpikir dan merencanakan bunuh diri

Anak-anak dengan BD mengalami gejala di episode berbeda. Diantara episode, mereka bisa juga bertingkah seperti biasanya. Ada beberapa gangguan dimasa anak-anak yang mirip dengan bipolar misalnya ADHD, oppositional defiant disorder, gangguan perilaku, ganguan kecemasan, depresi. Gangguan ini juga bisa muncul bersamaan dengan bipolarnya.

Jika menemukan anak dengan kondisi seperti ini, segeralah berobat. Semakin dini, gangguan akan semakin mudah untuk dikontrol agar kelak nanti dewasa, anak tidak mengalami masalah mental yang pelik.

Sumber : self.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1823

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top