You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Minyak Ikan dan manfaatnya

Minyak Ikan dan manfaatnya

ikan-salmon-1-300x203Minyak ikan, sedari dulu manfaatnya sudah dirasakan banyak orang. Minyak ikan mengandung asam lemak esensial omega-3, dengan dua asam lemak, asam eicosapentaenoic (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) yang sangat diyakini bermanfaat bagi sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). American Heart Association (AHA) menyarankan untuk mengkonsumsi setidaknya dua porsi ikan, terutama ikan yang mengandung lenak tak jenuh, setiap minggu. Penyajian adalah 3,5 ons ikan masak atau sekitar tiga perempat cangkir ikan irisan kecil-kecil.

Hanya saja, ikan mengandung merkuri yang sebaiknya diwaspadai. Ikan yang tinggi merkuri berisiko tinggi terhadap demensia dan kanker. Namun disisi lain, manfaat minyak ikan juga mencegah kanker dan demensia.

Ikan lemak tak jenuh menyimpan minyak ikan pada jaringan atau lapisan perut. Yang termasuk ikan berlemak tak jenuh yaitu ikan trout, salmon, sarden, Pilchard, kippers, belut, mackarel, kembung, herring, tuna. Semua ikan ini dalam bentuk segar atau kering atau beku kaya dengan omega-3 yang telah terbukti mengurangi peradangan dan berpotensi menurunkan risiko penyakit jantung, kanker dan artritis/peradangan sendi. Ikan putih dan berminyak adalah sumber protein rendah lemak yang baik. Daging ikan berwarna putih ini mengandung asam lemak, tapi hanya di liver dan dalam jumlah yang lebih sedikit.

Penyakit kardiovaskular

Menurut American Hearts Association (AHA), mengkonsumsi ikan berminyak bisa membantu melindungi terhadap penyakit kardiovaskular. Sebuah studi yang diterbitkan oleh American Physiological Society menunjukkan bahwa minyak ikan berlemak juga dapat melindungi jantung selama masa stres mental.

Radang sendi

Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Annals of the Rheumatic Diseases menghubungkan antara asupan harian rata-rata minimal 0,21 gram (atau 210 miligram) per hari omega-3 dengan rendahnya risiko (52 persen) risiko rheumatoid arthritis (RA). Penelitian lain menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 dapat melindungi perkembangan RA di masa depan.

Demensia

Di antara orang penyalahguna alkohol, minyak ikan  menawarkan perlindungan dari demensia. Sel otak yang terpapar campuran minyak ikan dan alkohol memiliki 95 persen lebih sedikit neuroinflamasi dan kematian neuron dibandingkan dengan sel otak yang hanya terpapar alkohol.

Kanker mulut dan kulit

Konsumsi ikan berminyak dapat melindungi dari kanker mulut dan kulit tahap awal dan akhir. Asam lemak omega-3 telah  menargetkan dan secara selektif menghambat pertumbuhan sel ganas dan pra-ganas pada dosis yang tidak mempengaruhi sel normal.

Perkembangan sensorik, kognitif, dan motorik

Mengkonsumsi ikan berminyak selama bulan-bulan terakhir kehamilan dapat memberi efek positif pada perkembangan sensorik, kognitif, dan motorik anak, saran penelitian. Studi yang sama tidak menemukan bahwa menyusui menawarkan manfaat yang sama.

Asma

Anak-anak perempuan yang rutin mengkonsumsi salmon selama kehamilan mungkin kurang menunjukkan gejala asma pada usia 2,5 tahun.

Melindungi kognitif dan penglihatan

DHA bisa melindungi dari kehilangan penglihatan. Para ilmuwan telah mengidentifikasi hubungan antara konsumsi ikan berminyak dan risiko kehilangan penglihatan yang lebih rendah pada orang tua. Sebuah studi yang diterbitkan di PLOS One menunjukkan bahwa mengonsumsi ikan berminyak dapat memperbaiki ingatan.

Membantu mencegah kanker payudara dan prostat

Satu meta analisis hampir 900.000 wanita telah menghubungkan konsumsi tinggi minyak ikan memiliki risiko rendah terhadap kanker payudara. Namun, tim lain menemukan bahwa pada pria, mereka yang konsumsi tinggi minyak ikan mempunyai risiko terhadap kanker prostat.

Perhatikan jumlah konsumsinya, terlalu tinggi konsumsi minyak ikan justru tidak membawa manfaat. Kadar HDL tinggi bisa berbahaya bagi orang yang menjalani dialisis, karena bisa meningkatkan tingkat peradangan.

Harap diperhatikan, ada beberapa ikan berlemak tak jenuh yang berpolusi merkuri misalnya:

  1. Ikan todak/pedang. Cenderung mengandung kadar PCB (merkuri) yang tinggi sehingga sebaiknya dibatasi konsumsinya bahkan dihindari. The United States Food and Drug Administration (FDA) mencatat bahwa hampir semua ikan dan kerang mengandung jejak merkuri. Ikan berminyak juga mengandung polutan yang disebut polychlorinated biphenyls (PCBs) dan dioxin.
  2. Ikan polutan tidak berdampak langsung, tetapi terakumulasi jangka panjang, yaitu: hiu, tilefish/lele, todak, marlin, king mackarel, banyak mengandung dioksin. Dioksin adalah senyawa yang sangat beracun. Manusia terpapar mereka melalui produk hewani, termasuk ikan. Paparan tinggi dapat menyebabkan lesi kulit dan kerusakan sistem kekebalan dan reproduksi.

Konsumsilah ikan yang benar-benar dari laut dalam dan hindari yang sudah disebutkan diatas.

Sumber : medicalnewstoday

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top