You Are Here: Home » Warta Sehat » Kesehatan Ibu & Anak » Masalah Gizi Buruk di Indonesia Masih Menjadi Perhatian

Masalah Gizi Buruk di Indonesia Masih Menjadi Perhatian

4413418pJurnal medis The Lancet menunjukkan lebih dari tiga juta anak meninggal akibat kekurangan gizi, terutama di kawasan Afrika dan Asia.

Angka kematian akibat kekurangan gizi ini terus bertambah dibandingkan dengan penyebab kematian lain seperti malaria dan HIV.

Sedangkan menurut data Global Hunger Index (GHI) atau indeks kelaparan global dalam sembilan tahun terakhir, menunjukkan Indonesia paling buruk dalam mengatasi kelaparan. Kinerja kita kalah jauh dari negara-negara yang dulu tidak ada apa-apanya, seperti Laos dan Kamboja dalam menangani kasus ini.

Kekurangan gizi membuat pertumbuhan anak menjadi terganggu dan juga mengancam kesehatan para ibu yang tengah mengandung. Akibatnya, berat badan bayi saat ia lahir sangat rendah, prevalensi stunting tinggi, dan pada akhirnya membuat sang anak rentan terhadap penyakit.

89gizi-buruk

“Negara-negara harus memerangi kekurangan gizi anak untuk mengurangi kelaparan global. Banyak negara yang harus mempercepat kemajuan dalam mengurangi kekurangan gizi anak,” ungkap Marie Ruel, direktur IFPRI (International Food Policy Research Institute) divisi Kemiskinan, Kesehatan dan Gizi.


Organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO) pun telah mendefinisikan kelaparan adalah orang-orang yang mengkonsumsi kurang dari 1.800 kilokalori per hari. Angka kecukupan 1.800 kilokalori tersebut adalah jumlah minimum yang diperlukan untuk hidup sehat dan produktif.

Source : BBCnews

(ang/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top