Manfaat Aromaterapi bagi Kesehatan
Ada banyak jenis minyak aromaterapi yang digunakan sebagai pengobatan alternatif. Aromaterapi biasanya menggunakan minyak essensial yang telah diekstraksi dari berbagai bagian tanaman yang mempunyai efek terapi seperti : membuat rileks, bersemangat, menguatkan dan menenangkan. Penggunaan minyak essensial umumnya dengan cara dihirup ataupun langsung diusapkan pada kulit (sebagai pelembab, scrub, sabun pembersih, dll).
Berikut beberapa jenis minyak essensial dan kegunaannya seperti :
-
Camomile: membuat rileks dan menenangkan serta menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan.
-
Clary sage: menenangkan, menguatkan serta membersihkan pikiran.
-
Cypress: revitalisasi, membantu meringankan bengkak dan membantu mengurangi kram pada saat menstruasi, namun sebaiknya hindari pada 1-3 bulan masa kehamilan.
-
Eucalyptus, dapat digunakan sebagai antiseptic serta membantu meringankan gangguan pernafasan.
-
Grapefruit, sebagai refreshing dan relaksasi serta detoksifikasi.
-
Jasmine, untuk menenangkan, aprodisiak dan antidepresi, namun sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan dan jika kulit sensitif. -
Lavender, bisa digunakan untuk antiseptik, menenangkan dan melegakan.
-
Lemon, melegakan, memberi semangat, menyegarkan serta meningkatkan mood.
-
Mandarin, menenangkan, relaksasi dan memberikan ketenangan, essensial ini dapat digunakan oleh anak-anak.
-
Pepermint, bisa digunakan sebagai antiseptik, stimulan dan meringankan nyeri.
-
Sandalwood, dapat digunakan sebagai aprodisiak, antiseptic serta membantu meringankan gejal flu seperti batuk dan radang tenggorokan.
-
Tea Tree, sebagai antibakteri, antivirus, antijamur, mengontrol ketombe dan mengatasi masalah kulit.
Sumber : healtylife
(dny/bt)