You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Lycopene pada Tomat Efektif Menangkal Paparan Sinar Inframerah A dari Matahari

Lycopene pada Tomat Efektif Menangkal Paparan Sinar Inframerah A dari Matahari

tomat-untuk-wajahMusim kemarau yang sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu itu kini mulai berdampak pada kekeringan. Tak hanya bumi yang kena imbasnya, tubuh kita khususnya kulit juga akan merasakan imbas dari teriknya matahari. Meski penggunaan tabir surya ditingkatkan, namun tak juga mampu melindungi dari bahaya sinar matahari khususnya infra merah.

Lotion tabir surya sedianya dirancang untuk menghalangi cahaya ultraviolet UVA dan UVB namun tidak mampu menahan sinar infra merah, bagian dari matahari yang mengirimkan panas dan meningkatkan suhu kulit. Sinar inframerah A mampu menembus lapisan terdalam kulit, lebih dalam dari sinar UV.

Dalam sebuah studi paparan sinar inframerah A meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit jika dikombinasikan dengan paparan sinar UVB.

Selain itu sinar inframerah A dapat menyebabkan penuaan kulit, merubah beberapa proses biologis pemeliharaan sel-sel kulit sehat, mempengaruhi produksi kolagen yang pada akhirnya dapat mengakibatkan kulit keriput, kendur dan penuaan.

Sebuah penelitian baru di Universitas Kiel Jerman menemukan bahwa tikus yang terpapar sinar UVB dan inframerah mempunyai risiko terhadap pertumbuhan kanker kulit yang lebih cepat dibandingkan mereka yang hanya terpapar sinar UVB saja.

Dr Nick Lowe, seorang dokter kulit konsultan di klinik London mengatakan bahwa tidak ada hubungan yang kuat antara paparan sinar inframerah A dan kanker kulit karena ada sinar UVA dan UVB, namun bukti lain muncul yang memperkuat adanya keterlibatan kombinasi sinar inframerah A dan UVB.

Saat terjadi penuaan kulit, menurut Profesor Jean Krutmann dari Leibniz Balai Penelitian Environmental Medicine, di Dusseldorf mengatakan bahwa kerusakan kulit terjadi karena terganggunya enzim yang menjaga pemeliharaan kulit sehat oleh sinar inframerah A.

Hal ini berarti bahwa banyak kolagen yang dipecah sehingga penuaan dini dan hilangnya elastisitas kulit tidak dapat dihindari.

Penelitian menunjukkan bahwa paparan yang berulang dapat menyebabkan perkembangan pembuluh darah dan banyaknya kerutan. Meski produk tabir surya memberikan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB namun belum ada yang mampu memberikan perlindungan yang sama terhadap sinar inframerah A.

Sama halnya ketika suncream yang hanya mampu memberikan perlindungan terhadap sinar UVB saja. Pada perkembangannya proteksi terhadap sinar UVA yang diakui sebagai penyebab kanker kulit juga ditambahkan ke dalam tabir surya.

Kelemahannya adalah belum adanya bahan yang terbukti mampu memberikan proteksi terhadap sinar inframerah. Namun beberapa antioksidan termasuk vitamin C dan E, serta bahan kimia seperti koenzim Q10 mungkin dapat membantu memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh sinar inframerah A.

Jadi bagaimana caranya untuk melindungi diri sendiri? Dr Lowe mengambil lycopene (antioksidan yang ditemukan dalam tomat dan buah merah) dan suplemen co-enzim Q-10 menggunakan UVA dan UVB. Selain itu menggunakan pakaian tertutup juga efektif namun sering kali diabaikan.

Sumber : Dailymail

(bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top