Lakukan Perubahan Hidup Secara Perlahan
Banyak orang mulai sadar pentingnya hidup sehat, termasuk konsumsi makanan sehat. Perubahan hidup sehat secara tiba-tiba menjadi tantangan tersendiri dan terkadang bisa menimbulkan kesalahan kalau tidak tahu kuncinya. Dicatat ada 5 kesalahan umum yang mungkin dibuat dan bagaimana cara menghindarinya?
-
Merubah pola hidup secara tiba-tiba. Lakukanlah secara bertahap, mulailah dengan detoksifikasi terlebih dahulu selanjutnya mengubah pola diet. Kelelahan, sakit kepala, gangguan pencernaan, gejala penarikan, ringan, mual, merupakan efek jika perubahan pola makan dilakukan tiba-tiba. Gabungkan secara perlahan antara makanan sehat dalam pola diet dan secara bertahap makan lebih banyak dengan pola yang baru. Tubuh akan menyesuaikan dan akan lebih sehat.
-
Terlalu matang memasak. Beberapa zat bisa hilang dalam proses pemasakan. Misalnya terlalu lama menumis sayuran hijau malah bisa mengurangi vitamin C di dalamnya dan memanggang kacang malah bikin sulit dicerna.
-
Memasak dengan minyak zaitun suling. Minyak zaitun memang kaya akan antioksidan dan asam lemak, bermanfaat bagi kesehatan, tetapi sebaiknya pilihlah yang extra virgin, bukan yang refined (suling). Proses suling mengurangi khasiat antioksidan dan asam lemak berkurang. Selain itu, minyak zaitun extra virgin memiliki ketahanan yang tinggi terhadap kerusakan oksidatif (kehilangan nilai gizi) karena adanya antioksidan fenolik.
-
Memilih susu skim. Banyak orang percaya bahwa semua lemak hewani buruk. Oleh karena itu mudah untuk membayangkan bahwa rendah lemak atau susu nol lemak lebih baik daripada susu dan produk susu murni (whole milk). Susu skim sering sarat dengan gula, 1 cangkir rata-rata mengandung 2 persen susu dengan 12,3 gram gula! Jika tidak diperhatikan dapat menjadi penyebab utama berat badan. Vitamin yang terkandung dalam susu dan produk susu larut dalam lemak dan karenanya tidak akan diserap oleh tubuh kecuali secara bersamaan dengan kadar lemak yang cukup. Jika memang tidak suka susu, cobalah susu organik atau kedelai. Jika memang masih kurang kalsium, bisa konsumsi sayuran hijau, kacang dan ikan. -
Jadikan suplemen hanya sebagai pelengkap, bukan pengganti. Cobalah untuk makan makanan segar dan diolah dengan cara rumahan.
Sumber : Collective-Evolution
(ast/bt)