Kelebihan Dan Manfaat Minyak Ikan
Manfaat dari minyak ikan termasuk kemampuannya untuk membantu pengobatan berbagai penyakit tidak diragukan lagi, seperti penyakit jantung, kolesterol tinggi, depresi, kecemasan, AHDH, sistem kekebalan tubuh melemah, kanker, diabetes, peradangan, arthritis, IBD, AIDS, penyakit Alzheimer, gangguan mata, degenerasi makula dan bisul. Juga membantu menurunkan berat badan, menjaga kehamilan yang sehat, kesuburan dan perawatan kulit (terutama untuk kondisi seperti psoriasis dan jerawat). Sebagian besar manfaat dari minyak ikan dapat dikaitkan dengan keberadaan omega 3 (EPA & DHA). Berbagai jenis ikan yang dapat menjadi sumber minyak ikan, namun umumnya menggunakan ikan albacore tuna, herring, makarel, sarden, trout dan salmon. Kualitas minyak ikan sangat tergantung pada jenis ikan yang dipilih. Berikut beberapa manfaat kesehatan dari minyak ikan meliputi :
Kesehatan Jantung
Menurut American Heart Association (AHA), uji klinis telah menunjukkan bahwa omega 3 efektif mengurangi kejadian penyakit kardiovaskular (CVD). Sehingga mengurangi risiko penyakit jantung, aritmia jantung, menurunkan tingkat kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan tingkat kolesterol baik (HDL).
Berat Badan
Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Peter Howe di University of South Australia telah menunjukkan bahwa minyak ikan meningkatkan efektivitas latihan dalam upaya untuk mengurangi berat badan. Relawan yang diberi minyak ikan dalam diet mereka menunjukkan penurunan berat badan yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak rutin mengkonsumsi minyak ikan.
Peningkatan Imunitas
Asam lemak omega-3 dalam minyak ikan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan mempengaruhi aktivitas jumlah sitokin dan eicosanoid dalam tubuh.
AIDS
Penelitian yang dilakukan oleh Program Ilmu Gizi di Lexington berpendapat minyak ikan merupakan alternatif pengobatan untuk AIDS. Penelitian lebih lanjut sangat perlu dilakukan dalam hal ini.
Anti-Inflamasi
Minyak ikan efektif dalam mengurangi peradangan dalam darah dan jaringan. Minyak ikan efektif dalam mengobati gangguan pencernaan, penyakit celiac, sindrom usus pendek dan penyakit radang usus (IBD) termasuk Penyakit Crohn dan kolitis ulserativa, yang keduanya gangguan khas usus.
Radang Sendi
Minyak ikan berguna dalam pengobatan artritis, rematik, gejala Raynaud dan kondisi yang sama. Minyak ikan dapat membantu mengurangi dosis obat NSAID (non-steroid anti-inflammatory drugs). Royal Adelaide Hospital dan University of Newcastle, yang keduanya terletak di Australia, telah melaporkan bahwa minyak ikan dalam jumlah besar telah menunjukkan efek positif pada pengobatan arthritis dan osteoarthritis.
Gangguan Mata
Minyak ikan juga diketahui memiliki kemampuan untuk memperbaiki penglihatan. Hal ini juga membantu dalam menghindari degenerasi makula terkait usia. National Eye Institute di National Institute of Health di Amerika Serikat, berencana melakukan studi nasional untuk mengevaluasi efek minyak ikan dalam mengobati degenerasi makula.
Cancer
Minyak ikan berguna dalam mengurangi berat badan pada pasien yang menderita kanker pankreas. Suplemen minyak ikan juga dapat membantu untuk pasien yang menderita hiperlipidemia terkait kanker.
Diabetes
Pasien diabetes tipe II rentan terhadap penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung koroner, aterosklerosis dan stroke. Sebagaimana disebutkan diatas, minyak ikan membantu dalam mengobati berbagai masalah jantung. Penelitian yang dilakukan di Universitas Oxford telah menunjukkan minyak ikan dapat bermanfaat dalam menurunkan kadar trigliserida pada pasien diabetes tipe II.
Sumber : OrganicFacts
(dny/bt)