You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Imunisasi Untuk Dewasa

Imunisasi Untuk Dewasa

vaccine save livesTidak hanya untuk anak-anak, imunisasi juga diperlukan untuk orang dewasa. Imunisasi atau vaksin yang dibutuhkan oleh orang dewasa tidak hanya tergantung dengan usia, gaya hidup dan kebutuhan kesehatannya sekarang. Beberapa vaksin harus diulang meski sudah pernah mendapat vaksin sebelumnya. Selain berfungsi sebagai salah satu pencegah penyakit yang paling sukses dan efektif, imunisasi juga terbukti menurunkan angka kesakitan dan kematian masyarakat pada umumnya.

Kebijakan imunisasi di Indonesia masih mengutamakan bayi dan anak-anak sehingga membuat peran imunisasi orang dewasa terabaikan. Selain itu, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat menyebabkan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai imunisasi pada orang dewasa. Tujuan imunisasi adalah memberikan memori terhadap suatu patogen atau toksin sehingga bisa meningkatkan derajat imunitas dan memberikan proteksi imun. Diharapkan dengan imunisasi terbentuklah kekebalan terhadap penyakit tertentu, sehingga pada masa depan penyakit tersebut tidak ada lagi secara global.

Imunisasi apa saja untuk orang dewasa? Beberapa di antaranya :

  1. Tetanus adalah infeksi akut karena racun yang dibuat dalam tubuh oleh bakteri Clostridium Tetani. Penyakit ini bisa membuat kejang otot, rahang kaku, gangguan bernapas, dan kematian. Bakterinya terdapat pada debu, tanah, lalu masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka terpotong, luka terbuka, dan luka terbakar. Jenis vaksinnya adalah toksoid, diberikan dalam bentuk suntikan.

  2. Meningitis Meningokokus. Penyakit radang selaput otak (Meningitis) disebabkan bakteri Neisseria Meningitidis (Meningokokus). Cara penularannya melalui udara, batuk, bersin dari orang yang telah terinfeksi bakteri, atau kontak dengan sekret pernapasan (minum dari gelas sama). Gejala penyakitnya berupa demam, sakit kepala, dan tidak enak badan. Penyakit ini lebih sering terdapat di Afrika dan agak jarang dijumpai di Indonesia.

  3. Tifoid. Lebih dikenal sebagai penyakit Typhus atau demam Tifoid. Penderita akan mengalami panas tubuh tinggi (di atas 40oC), sakit kepala, rasa lelah, dan hilang nafsu makan. Gejala lain, sakit pada perut, buang-buang air, mual, dan menggigil. Penyakit ini disebabkan infeksi bakteri Salmonella Typhi

  4. Campak. Penyakit yang disebabkan virus ini memiliki gejala demam, menggigil, serta hidung dan mata berair. Timbul ruam-ruam pada kulit berupa bercak dan bintil berwarna merah pada kulit muka, leher, dan selaput lendir mulut. Saat penyakit memuncak, suhu tubuh bisa mencapai 40oC.

  5. Parotitis atau Gondongan disebabkan virus yang menyerang kelenjar air liur di mulut, dan banyak diderita anak-anak dan orang muda. Semakin tinggi usia penderita, gejalanya semakin hebat. Kebanyakan, orang menderita penyakit ini hanya sekali seumur hidup.

  6. Rubella (campak Jerman) merupakan penyakit yang disebabkan virus, mengakibatkan ruam pada kulit menyerupai campak, radang selaput lendir, dan radang selaput tekak. Ruam ini biasanya hilang dalam waktu 2-3 hari. Gejalanya berupa sakit kepala, kaku pada persendian, dan rasa lemas. Biasanya diderita setelah penderita berusia belasan tahun atau dewasa. Bila infeksi terjadi pada wanita yang sedang hamil muda (tiga bulan pertama) dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi.

  7. Yellow Fever (demam kuning) disebabkan virus yang dibawa nyamuk Aedes dan Haemagogus. Orang yang akan bepergian ke Afrika Selatan wajib menjalani vaksinasi penyakit ini. Serangan ringan demam kuning memberikan gejala mirip flu.

  8. Hepatitis B. Vaksinasi hepatitis B diperlukan untuk mencegah gangguan hati yang disebabkan virus hepatitis B (VHB). Gejala penyakitnya diawali dengan timbulnya demam selama beberapa hari. Lalu timbul rasa mual, keletihan, dan tetap terasa letih meski telah beristirahat cukup. Urine (air seni) akan terlihat keruh seperti air teh. Bagian putih bola mata dan kuku akan terlihat berwarna kuning.

  9. Vaksinasi_DewasaRabies. Penyakit infeksi otak ini disebabkan virus. Penularannya melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi virus rabies. Hewan yang mungkin menularkan rabies adalah anjing, kucing, kelelawar, monyet, dan lainnya. Vaksin diberikan melalui suntikan sebanyak 3 kali, yaitu hari ke-0, 7, dan 28.

  10. Influenza disebabkan virus dari keluarga Orthomyxoviridae ini menimbulkan wabah berulang dengan aktivitas kuat serta kejadian infeksi dan kematian tinggi pada semua usia. Influenza merupakan penyakit berat bila diderita orang berusia lanjut (di atas 65 tahun) serta penderita dengan penyakit jantung, paru-paru, dan diabetes mellitus (kencing manis)

Karenaitu, manfaatkanlah imunisasi bagi Anda orang dewasa sehingga Anda pun merasakan manfaat imunisasi bagi kesehatan Anda.

Sumber : imunisasi.net

(vna/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top