IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA ID BEYOND BeonCorp Beon Corp Hal Yang Dapat Mengganggu Kesehatan Selama Puasa – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Puasa » Hal Yang Dapat Mengganggu Kesehatan Selama Puasa

Hal Yang Dapat Mengganggu Kesehatan Selama Puasa

Penyakit Yang Biasa Mengganggu Saat PuasaBerpuasa seharusnya membawa dampak positif bagi tubuh baik secara fisik maupun rohani. Namun bagi beberapa orang karena kondisi tertentu, justru mengganggu kesehatan. Bila ini terjadi segera konsultasikan ke dokter agar dapat berpuasa dengan nyaman. Beberapa hal yang dapat mengganggu puasa antara lain yaitu :

  1. Heartburn (panas di dada). Puasa dapat mengurangi gas pada lambung. Orang yang terbiasa mengkonsumsi obat anti nyeri lambung seperti antasida, antihistamin atau proton pump inhibitor, disarankan untuk mengkonsumsi obat tersebut pada saat sahur. Batasi makanan berminyak, gorengan atau pedas. Kurangi asupan kafein, tidak merokok. Tidur dengan kepala lebih tinggi dari lambung dapat mengurangi nyeri dan kembung.

  2. Kurang kontrol kadar gula pada penderita diabetes. Penderita yang tergantung dengan insulin tidak disarankan berpuasa, karena berisiko. Bagi penderita diabetes yang menggunakan obat pengontrol kadar gula darah lebih baik mengkonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Kadar gula darah tidak boleh terlalu rendah,karena dapat menyebabkan pingsan. Jika tubuh sudah pusing, mual, bingung/berkunang-kunang, berkeringat, disorientasi, sebaiknya segera berbuka dan segera minum yang sedikit manis.

  3. Sakit kepala. Banyak penyebab sakit kepala saat puasa diantaranya karena dehidrasi atau kelaparan, tidak cukup tidur ataukarena konsumsi kafein dan nikotin. Cobalah untuk tidak melewatkan sahur, minum banyak cairan dan jika perlu minum obat pengurang sakit misalnya paracetamol. Selain itu, kurangi paparan langsung terhadap sinar matahari dan gunakan kacamata hitam atau topi ketika siang hari terik keluar rumah.

  4. Banyak-Pasien-yang-Harus-Kembali-Berobat-Ke-Rumah-SakitDehidrasi. Biasanya mudah terjadi ketika puasa karena kehilangan elektrolit dan air melalui pernafasan, keringat dan air kencing. Tetaplah konsumsi air putih kalau perlu dengan minuman isotonik saat sahur dan berbuka dan batasi obat yang mengandung diuretik (mengeluarkan air kencing). Jika tangan kaki gemetaran, pusing, kunang-kunang bahkan tidak dapat berdiri atau pingsan, terpaksa berbuka dan segera minum air atau larutan elektrolit misalnya oralit atau isotonik.

  5. Konstipasi. Makanlah secara teratur, kaya dengan serat, pada dasarnya tetap menjaga gerak peristaktik usus. Jangan lupa tetap terhidrasi supaya gerak peristaktik usus tetap berjalan baik. Jika memang terus berlanjut, tidak ada salahnya juga minum obat yang bersifat laksatif.

  6. Stress. Sedikit makan dan minum, perubahan rutinitas dan juga waktu tidur dapat menjadi stress jika tidak dipersiapkan. Cobalah untuk tidak banyak beraktivitas di bawah terik matahari, belajar menahan marah, tidak merokok dan tidak berolahraga keras di siang hari.

  7. Kontrol berat badan. Makan malam berpotensi terjadi kenaikan berat badan. Dengan disiplin saat puasa, justru sebaliknya dapat menjadi sarana untuk mengontrol berat badan. Untuk itu, jangan terlalu makan berlebihan.

Sumber : NHS-lifewell

(ast/bt)

Baca juga :

detox

Puasa Ramadhan Saatnya Detoksifikasi dan Membantu Penyembuhan

melanoma-research

Sebaiknya Yang Kita Tahu Tentang Melanoma

ins050100

Makanan Ini Dapat Menjaga Kesehatan Kulit Anda Selama Berpuasa

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top