You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Gangguan Makan (Aneroksia) Dipicu Oleh Bakteri

Gangguan Makan (Aneroksia) Dipicu Oleh Bakteri

12-gejala-anoreksia-nervosa-RXFRasa takut yang berlebihan terhadap kelebihan berat badan menyebabkan penolakan berbagai jenis makanan. Gangguan makan yang juga disebut sebagai aneroksia ini umumnya di derita oleh para remaja demi menjaga penampilan. Aneroksia sering dihubungkan dengan faktor psikologis, sosial dan lingkungan.

Namun sebuah riset terbaru mengungkapkan bahwa anoreksia bisa juga disebabkan oleh infeksi bakteri. Di yakini bahwa kondisi ini terkait dengan sistem kekebalan tubuh yang menyerang bagian otak. Akibatnya, penderita mengalami emosi yang ekstrim dan rasa ketakutan yang berlebihan. Selain karena infeksi, diyakini juga bahwa iritasi pada usus dan kelelahan kronis sebagai faktor yang menyebabkan anoreksia.

Ketika bakteri masuk ke dalam tubuh, sistem imun tubuh berusaha mengalahkan bakteri, sayangnya bagian tubuh yang sehat juga ikut diserangnya karena kesalahan identifikasi. Ini yang menyebabkan Auto-antibodi pada sistem limbik otak sehingga menyebabkan penyimpangan emosi seperti rasa takut yang berlebihan.

Kaum perempuan ternyata lebih rentan terhadap gangguan auto-imun dan sekitar sepuluh kali lebih menderita anoreksia, iritasi usus dan kelelahan kronis.

Sekitar 750.000 orang di Inggris menderita dari beberapa jenis gangguan makan dan sekitar sepersepuluh dari ini memiliki anoreksia.

Sementara tujuh juta orang menderita iritasi usus dan 250.000 memiliki kelelahan kronis. Diduga kondisi ini disebabkan oleh infeksi penyebab diare dan infeksi mononukleosis atau virus hepatitis.

Meski demikian, dibutuhkan riset lanjutan guna membantu temukan tehnik pengobatan seperti transfusi darah dalam kasus yang ekstrim dari anoreksia.

Jane Smith, kepala eksekutif Anorexia dan Bulimia Care, menyambut baik temuan dan mengatakan ini bisa membantu mengurangi stigma sekitar gangguan makan tanpa mengesampingkan kemungkinan bahwa anoreksia adalah kondisi psiko-sosiologis yang kompleks.

Sumber : Dailymail

(rsh/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top