You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Diet Mediterania Menghindarkan Kanker Dan Diabetes

Diet Mediterania Menghindarkan Kanker Dan Diabetes

diet-mediterania-1Mendengar kata lemak, bisa saja orang membayangkan makanan tidak sehat misalnya gorengan dan bahkan lemak menjadi musuh untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan otot. Hal ini tidak benar. Memangkas semua jenis lemak bukan hal baik, bahkan berbahaya. Yang diperlukan adalah mengurangi atau bahkan memangkas gula dan gula olahan supaya berat badan terjaga.

Diet mediteranian tinggi lemak bisa menjadi alternatif baik daripada diet rendah lemak. Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menemukan bahwa setelah meninjau berbagai studi, diet Mediterania dengan tidak ada pembatasan asupan lemak bisa menurunkan risiko kanker payudara, diabetes dan masalah kardiovaskular dibandingkan dengan diet lainnya. Tinjauan yang dilakukan selama 50 tahun lebih menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi diet Mediterania dengan tidak ada pembatasan pada asupan lemak memiliki risiko lebih rendah penyakit jantung, kanker payudara, dan diabetes tipe 2. Pola diet mediteranian yang tinggi lemak baik dan karbohidrat sebenarnya membantu menurunkan berat badan.

Dalam sebuah video, peneliti Dr Hanna Bloomfield menjelaskan: Pertama, para peneliti menentukan diet Mediterania terdiri dari: makanan dengan rasio lemak tak jenuh tunggal; makan banyak buah-buahan dan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan; dan mengkonsumsi anggur merah, produk susu, dan daging dalam jumlah sedang. Secara khusus, namun mereka mendefinisikannya sebagai “diet nabati tanpa pembatasan asupan lemak total, yang menekankan asupan lemak jenuh tunggal seperti minyak zaitun.

Diet mediteranian banyak dilakukan oleh masyarakat Kroasia, Spanyol, Yunani, Italia, Maroko, dan Portugal yang memiliki banyak manfaat, telah melindungi orang dari penyakit jantung, kanker dan penurunan kognitif. Bahkan psikiater ada yang mempraktekkan pola makan nabati untuk membantu mengobati kesehatan mental.

Lemak jenuh tunggal adalah lawan dari lemak jenuh ganda dan lemak trans dianggap lemak baik karena dapat memperbaiki kolesterol darah serta kadar gula . lemak tidak jenuh ganda yang juga lemak baik ditemukan dalam omega 3 misalnya ikan salmon. Dengan banyaknya pola diet yang no karbo dan no lemak sebenarnya mendorong orang untuk menyukai diet mediteranian. Selain itu, Epidemi obesitas sendiri bisa dikurangi dengan pengurangan asupan gula dan peningkatan konsumsi biji-bijian.

Sumber : medicaldaily

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top