You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Cara Mudah Hindari Keracunan

Cara Mudah Hindari Keracunan

keracunanKeracunan makanan bisa jadi hal menyeramkan. Lansia, balita, wanita hamil, orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah cenderung paling rentan mengalami keracunan. Keracunan sebenarnya bisa dihindari. Apa saja yang dapat dilakukan?

  1. Belanja dengan bijak. Jika produk mudah rusak, carilah yang dapat disimpan dalam kulkas (dibekukan). Jangan lupa perhatikan tanggal kadaluarsa. Simpanlah makanan dengan terpisah, misalnya antara daging dengan makanan lain di kulkas.
  2. Cuci bersih makanan. Semua bahan harus dicuci, bahkan jika kita mau mengupas buah. Sayuran yang tidak dicuci sebanyak 3 kali dapat mengkontaminasi bahan lain. Jangan lupa bersihkan pisau atau talenan dengan bersih.
  3. Pisahkan makanan mentah dan matang. Jangan menyatukan antara bahan mentah dan yang sudah matang diatas meja karena akan dapat menimbulkan kontaminasi silang. Jika ada makanan cepat saji dalam bentuk mentah, alat-alat harus bersih.
  4. Hindari telur mentah. Telur telah dikaitkan dengan 352 wabah keracunan makanan di AS sejak tahun 1990, umumnya disebabkan oleh bakteri salmonella, salah satu penyebab keracunan makanan yang paling umum.
  5. Menjaga suhu makanan. Masak daging dengan sempurna misalnya daging ayam sekitar 165˚C, steak 145˚C dan hamburger 160˚C. Bakteri berkembang biak paling cepat antara 40˚ dan 140˚C, jadi pastikan makanan dingin tetap dingin dan makanan yang dimasak cukup panas. Dinginkan makanan kurang dari 40˚, dan panaskan sisa makanan yang dimasak sampai setidaknya 165˚. Memanaskan kembali makanan yg dikukus bermanfaat untuk mematikan mikroba.
  6. Bila ragu, buang. Dalam makanan ada aturan CSPI, yaitu 2-2-4: Jangan meninggalkan makanan lebih dari 2 jam, mendinginkannya dalam wadah kurang dari 2 inci dan gunakan atau bekukan semua sisa makanan sebelum 4 hari.
  7. Kehati-hatian selama hamil. Keamanan pangan bagi ibu hamil penting karena masuk dalam kelompok rawan kekebalan tubuh yang cenderung melemah. Infeksi yang tampak ringan pada wanita hamil bisa mematikan bagi bayi yang belum lahir. Listeria, yang paling sering ditemukan pada produk keju lunak dan daging olahan hanya menyebabkan gejala ringan pada wanita hamil, sehingga cenderung diabaikan. Tapi jika tidak diobati, bisa menyebabkan kelainan janin parah atau keguguran. Masaklah daging dengan baik, hindari masak atau konsumsi setengah matang atau mentah.
  8. Berhati-hati makan di restaurant. Restaurant yang bagus menampilkan sertifikat keamanan pangan. Setidaknya jika mau iseng, periksalah toilet restauran dimana tempat akan makan. Umumnya jika jorok, kemungkinan dapur pun jorok. Jika ingin makan ditempat seperti itu, pastikan daging dalam kondisi matang.

Sumber : health.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top