You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Benarkah Ponsel Penyebab Kanker Otak?

Benarkah Ponsel Penyebab Kanker Otak?

Sejak kemunculan ponsel yponsel-750x420ang mempermudah komunikasi, para ahli disibukkan dengan berbagai riset pengaruh radiasi ponsel terhadap manusia. Salah satu riset mengklaim bahwa ponsel meningkatkan risiko kanker otak sebesar 170%. Namun kemudian riset tersebut di bantah oleh ahli radiasi Dariusz Leszczynski.

Pada tahun 2011 Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) radiasi ponsel diklasifikasikan sebagai karsinogen pada manusia (kelompok 2B).

Sebuah studi Uni Eropa yang didanai oleh grup INTERPHONE yang dipimpin oleh L. Hardell, seorang ahli epidemiologi Swedia, menunjukkan peningkatan risiko kanker 40-170%. Paparan radiasi pada pengguna ponsel selama 30 menit/hari selama sepuluh tahun mampu mengembangkan glioma dan kanker otak (ganas). Peningkatan risiko kanker dari radiasi ponsel diperkuat oleh dua studi lainnya.

  1. Studi Cerenat yang diterbitkan pada tahun 2013, menegaskan pengamatan pada INTERPHONE dan riset Hardell.
  2. Riset yang melibatkan hewan pada tahun 2015 menunjukkan radiasi ponsel meningkatkan karsinogenik. Bukti ini menunjukkan bahwa radiasi ponsel bersifat karsinogenik (IARC kelompok 2B) atau karsinogenik (IARC kelompok 2A) pada manusia.

Namun, penelitian lain menunjukkan tidak adanya peningkatan secara signifikan jumlah penderita kanker otak. Hal ini terlepas dari peningkatan jumlah pengguna ponsel selama sepuluh hingga dua puluh tahun terakhir.

Akibatnya muncul kotradiksi antara bukti yang menunjukkan peningkatan risiko kanker otak pada pengguna ponsel dengan penelitian yang menunjukkan bahwa tidak adanya peningkatan secara signifikan jumlah penderita kanker otak pada pengguna ponsel.

Hipotesis ini mungkin menjelaskan perbedaan yang muncul.

Studi hewan yang dievaluasi para ahli IARC pada tahun 2011, menunjukkan bahwa radiasi ponsel bukan penyebab utama kanker, tetapi sebagai co-karsinogen.

Dalam lima studi, hewan yang terpapar oleh bahan kimia dosis rendah dan radiasi ponsel, meningkatkan pengembangan kanker. Satu dari lima studi telah dikonfirmasi bahwa co-karsinogenik merupakan efek dari radiasi ponsel. HIngga saat ini hanya ada beberapa studi yang menunjukkan bahwa pada hewan atau sel hidup yang mempunyai co-karsinogen sebelumnya terpapar oleh bahan kimia dan radiasi ponsel.

Berdasarkan informasi yang terbatas ini dan berkembangnya ilmu pengetahuan, menyimpulkan bahwa mungkin saja radiasi ponsel tidak serta merta dapat menyebabkan kanker secara tunggal. Namun memungkinkan mempercepat pengembangan penyakit. Artinya tidak semua pengguna ponsel terancam oleh kanker otak, namun hanya pada mereka yang mempunyai co-karsinogen atau karena genetic.

Pada Mei 2016 studi dari National Toxicology Program AS menunjukkan angka yang rendah pada kelompok kontrol yang menderita kanker otak dan jumlah yang sangat kecil pada tikus yang sudah terpapar radiasi. Radiasi ponsel bukan penyebab utama sejumlah kecil kasus kanker otak tetapi mempercepat perkembangan kanker yang disebabkan oleh mutasi gen yang sebelumnya sudah terjadi. Berbeda dengan kelompok kontrol yang tidak mempunyai cukup waktu untuk mengembangkan kanker otak karena tidak ada stimulus dari radiasi ponsel.

Sumber : dailymail

(bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top