Banyak Anak Banyak Rezeki ???
Jika pribahasa dulu mengatakan bahwa banyak anak banyak rezeki, sepertinya sudah kurang tepat saat ini. Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian bahwa seorang wanita, berisiko tinggi terhadap penyakit jantung. Semakin banyak anak yang dilahirkan, semakin tinggi risiko penebalan arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung. Maka dari itu sebaiknya wanita hanya melahirkan tiga anak saja.
Aspek kehamilan telah dikaitkan dengan penyakit jantung, sehingga peneliti melakukan penelitian untuk menentukan apakah jumlah kelahiran anak yang hidup dikaitkan dengan tanda – tanda awal penyakit kardiovaskular. Hamil memicu perubahan yang dapat menempatkan lebih banyak tekanan pada sistem kardiovaskular wanita. Misalnya volume darah yang dipompa melalui jantung meningkat sebesar 50%.
Studi baru yang dilakukan oleh Universitas Texas Southwestern Medical Centre melihat penyempitan bertahap dan pengerasan pembuluh darah yang akhirnya dapat menyumbat aliran darah dan menyebabkan stroke dan serangan jantung. Penelitian ini melibatkan 1.644 perempuan dari Dallas Heart Study, dengan usia rata-rata 45 tahun. Skor Kalsium arteri corner (CAC) dan ketebalan dinding aorta (AWT) diukur untuk menentukan apakah terbukti wanita mengalami penyempitan dan penebalan di jantung dan dinding arteri yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
Wanita yang telah melahirkan empat anak atau lebih memiliki hampir dua kali lipat peningkatan risiko memiliki CAC abnormal atau AWT abnormal dibandingkan wanita yang memiliki dua atau tiga anak. Para peneliti mempertimbangkan sosial ekonomi, pendidikan, ras dan faktor-faktor lain yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Dr. Monika Sanghavi mengatakan, “Temuan kami membuktikan bahwa perubahan yang berhubungan dengan kehamilan dapat memberikan wawasan tentang risiko kardiovaskuler di masa depan seorang wanita dan layak untuk mendapatkan perhatian lebih lanjut. Ini bukan rekomendasi bagi seorang perempuan untuk memiliki dua atau tiga anak.
Para peneliti percaya bahwa beberapa wanita dalam kelompok ini memiliki kondisi ovarium polikistik yang meningkatkan risiko seorang wanita terhadap tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.
Dr Sanghavi menambahkan, “Kehamilan telah disebut stres alami yang baik. Hal ini juga dapat membantu mengidentifikasi wanita yang berisiko penyakit jantung, meskipun saat ini tidak memiliki faktor risiko. Manfaat dari kehamilan adalah bahwa hal itu terjadi relatif dini dalam kehidupan seorang wanita dan memungkinkan untuk intervensi awal bagi mereka yang berisiko tinggi.”
Sumber : DailyMail
(vna/bt)