Bahaya Polusi Bagi Kesehatan Ibu Hamil
Tingkat polusi lingkungan kian mengkhawatirkan hingga saat ini dan cilakanya kita tidak bisa menghindarinya. Upaya yang bisa dilakukan sebisa mungkin hanya untuk mengurangi paparan yang ada. Paparan polusi atau racun ini sangat membahayakan kesehatan, terutama bagi ibu hamil. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa paparan tingkat tinggi polusi udara dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur.
Risiko tertinggi saat paparan polusi udara partikel kecil terjadi selama trimester ketiga kehamilan, menurut sebuah studi baru. Kelahiran prematur terjadi sebelum 37 minggu kehamilan dan merupakan penyebab utama kematian bayi, menurut the Centers for Disease Control and Prevention.
Peneliti dari Cincinnati Children’s Hospital Medical Center and the University of Cincinnati menyimpulkan bahwa ibu yang terkena tingkat tinggi polusi partikulat udara memiliki tingkat kelahiran prematur tertinggi.
Paparan polusi udara partikel kecil meningkatkan risiko kelahiran prematur – penyebab utama kematian bayi – sebesar 19 persen, menurut sebuah studi baru. Level toksin yang tertinggi di ‘daerah yang sangat perkotaan’
Studi lain meneliti catatan kelahiran di Ohio antara 2007 dan 2010. Populasi memiliki hampir 225.000 kelahiran hidup. Dari kelompok itu, lebih dari 19.000 yang prematur. Para ilmuwan menghubungkan catatan kelahiran untuk melihat rata-rata paparan harian partikel halus 2,5 mikron. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 91 persen dari mengalami kelahiran prematur terjadi di ‘daerah yang sangat perkotaan’ – di mana tingkat eksposur yang tertinggi.
Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Environmental Health.
Sumber : Dailymail
(rsh/bt)