You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Kenapa Vitamin D Penting?

Kenapa Vitamin D Penting?

19-vitamin-d-deficiency-back-pain-fb-640x336Catatan lembaga kesehatan Harvard T.H.Chan School of Public Health, di seluruh dunia, hampir sekitar 1 milyar penduduk tidak memiliki cukup kadar vitamin D dalam darahnya. Vitamin D merupakan vitamin penting bagi tubuh karena membantu penyerapan kalsium, kekurangan vitamin D dapat menyebabkan osteporosis atau rakhitis (kelemahan fungsi tulang). Hal ini juga dapat berdampak negatif terhadap saraf, otot dan sistem kekebalan tubuh. Gejala umum kekurangan vitamin D adalah nyeri sendi dan punggung. Jika tidak segera diatasi, maka dapat menyebabkan arthritis dan melemahkan kondisi tulang.

Ada beberapa tanda kekurangan vitamin D lainnya yaitu Sensasi terbakar pada kaki, kurangnya keseimbangan, sulit tidur, sakit/nyeri pada kaki, kelelahan, rentan terkena infeksi. Dengan berjemur di bawah sinar matahari selama 15 menit/hari, tubuh kita sebenarnya sudah cukup vitamin D. Namun, jika memiliki warna kulit gelap, kelebihan berat badan, usia lanjut atau jarang mendapat sinar matahari, cobalah makan makanan yang kaya vitaminD, misalnya termasuk telur, jamur dan salmon.

Vitamin D dapat melindungi terhadap diabetes retinopathy, Parkinson, penyakit Alzheimer dan bahkan epilepsi. Vitamin ini membantu mencegah kanker dengan memperlambat perkembangan sel-sel dari premalignant ke arah ganas, juga membantu memperlambat pertumbuhan tumor. Bahkan, menurut Cedric Garland F., Dr. PH, spesialis pencegahan kanker di Cancer Center Moores di University of California, San Diego (UCSD), memperkirakan bahwa 250.000 kasus kanker kolorektal dan 350.000 kasus kanker payudara dapat dicegah seluruh dunia dengan meningkatkan asupan vitamin D3.

Vitamin D memainkan peran penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Bahkan, tidak menerima cukup vitamin D dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Begitu banyak rumah sakit melihat hasil positif melalui pengobatan vitamin D untuk pasien perawatan kritis.

The American Journal Of Medical Sciences menulis bahwa studi Cross-sectional telah melaporkan bahwa kekurangan vitamin D dikaitkan dengan peningkatan risiko CVD, termasuk hipertensi, gagal jantung dan penyakit jantung iskemik. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak berjalan pagi menikmati sinar matahari.

Sumber : Daily Health Post

(ast)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1660

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top