IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA ID BEYOND BeonCorp Beon Corp 10 Kesalahan Pada Car Seat Safety Bayi – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Kesehatan Ibu & Anak » 10 Kesalahan Pada Car Seat Safety Bayi

10 Kesalahan Pada Car Seat Safety Bayi

baby-car-seats-2011Memasang Car Seat Safety atau kursi keselamatan bagi bayi itu hal penting, karena tempat duduk untuk bayi dalam mobil memang sebaiknya berbeda dengan orang dewasa. Manfaat ini biasanya untuk travelling untuk tetap menjamin keamanan perjalanan. Tetapi kadang orangtua suka menganggap remeh bagaimana memasang Car seat safety yang aman dan nyaman untuk bayi, sehingga tidak menghambat pertumbuhan bayi dan tetap nyaman.

Apa 10 hal umum kesalahan yang dibuat orangtua dalam hal ini??

  1. Menggunakan kursi bekas sebenarnya tidak masalah, tapi ada baiknya bagi orang tua memperhatikan beberapa hal penting dalam pemilihan kursi bekas, yaitu dilengkapi dengan petunjuk pemakaian, model, tanggal pembuatan, kode label, belum pernah diservis, umur kursi tidak lebih dari 6 tahun, tidak memiliki bekas kerusakan yang berat, belum pernah mengalami kecelakaan ringan atau berat. Jika anda tidak tahu riwayat kursi keselamatan bayi anda, lebih baik tidak membelinya.

  2. Penempatan kursi yang salah. Tempat yang paling aman untuk kursi mobil anak adalah bagian belakang dan tidak dekat dengan air bag. Jika kursi bayi diletakkan di depan kantung udara dan mengembang, dapat menyebabkan cedera serius pada bayi.

  3. Menggunakan kursi mobil untuk kegunaan lain. Kursi mobil ya kursi mobil saja, jangan difungsikan untuk yang lain, apalagi misalnya jadi boks untuk menaruh mainan.

  4. Memasang sabuk pengaman tidak tepat. Jika anda membeli kursi untuk bayi yang menghadap ke berlawanan dengan kursi anda, yang patut diperhatikan adalah pemasangan tali pengaman tepat lewat dada anak dan tidak lebih dari pinggul dan juga tidak terlalu kendor.

  5. Membaringkan anak pada posisi yang salah. Untuk mencegah bayi membungkuk, bisa ditambahkan kain atau selimut dan tidak disarankan untuk menambah dengan alat yang keras yang tidak dianjurkan oleh produsen pembuat kursi mobil untuk bayi.

  6. Meletakkan kursi bayi di depan sebelum waktunya. Jangan mentang-mentang anak anda sangat lucu maka kursi bayi nya diletakkan di depan samping supir dan anda bisa melihatnya main-main dengan kaca. Memasang kursi bayi di belakang kursi utama masih dianjurkan sampai anak berusia 2 tahun atau sekitar berat 16 kilogram.

  7. Mengenakan pakaian kebesaran sewaktu menggunakan kursi mobil. Jika bayi anda kedinginan, bisa menggunakan jaket yang tidak terlalu tebal dan topi.

  8. babyPindah ke kursi booster terlalu cepat. Kursi booster digunakan sebagai perantara antara kursi anak dan dewasa yang biasanya juga terdapat sabuk pengaman. Anak dapat menggunakan kursi booster jika sudah berberat badan sekitar 18-36 kilogram dan dengan sabuk pengaman yang nyaman.

  9. Salah memasang kursi booster. Jika mobil anda tidak cukup punya sandaran kursi yang panjang dan kuat, maka gunakan booster yang tinggi dan sesuai dengan ukuran badan anak anda.

  10. Menggunakan sabuk pengaman untuk dewasa terlalu cepat. Wajarnya, anak sudah mulai menggunakan kursi dewasa ketika berumur sekitar 8-12 tahun. Ada juga patokan secara umum, yaitu tinggi anak sekitar 150cm; ketika duduk, lutut anak sudah bisa sampai menekuk nyaman di tepi kursi; sabuk pengaman sudah nyaman di paha anak dan sabuk pengaman bahu sudah menumpu di tengah bahu, bukan di leher atau wajah anak.

Sumber : Mayoclinic

(ast/vie)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top