Waspadai Air Freshner Beracun
Kalau ruangan sedang bau tak sedap, suka sekali kita menyemprotkan penyegar udara/air refreshner, semprot semprot maka ruangan jadi wangi. Tapi… pernahkah kita berfikir.. bahan apa yang dibuat untuk air refreshner itu??Ternyata tidak semua bahan tersebut aman, bahkan cenderung mengandung bahan toksin/beracun yang menyebabkan detak jantung tidak teratur, sakit kepala, depresi, sakit telinga, dan diare pada bayi. Jika diusut, ada satu bahan yang jadi biangkeroknya, yaitu phthalates yang ditemukan dalam penyegar udara yang paling umum.
Apa sih Phthalates itu?
Phthalates yaitu zat kimia yang ditambahkan ke air freshner untuk mempertahankan aroma dalam produk untuk jangka waktu yang lama. Banyak penyegar udara di pasar mengandung phthalates dan ada juga yang tidak terdaftar di label. Yang perlu diperhatikan adalah ketika anda membeli produk air freshner dipasaran, tapi bertulisan “all natural/alami”, sangat menjebak.
Bahayanya
Phthalates juga dihubungkan dengan peningkatan diabetes dan obesitas pada anak-anak yang terpapar bahan kimia berbahaya. Sejak phthalates ditemukan di plastik yang sifatnya lembut, maka phtalates juga ada banyak dibahan bahan lain, misalnya air freshner. Kabar buruknya adalah bahwa phthalates bukan hanya kimia berbahaya dalam air freshner, tapi ada juga terpene. Ketika senyawa yang mudah menguap ini bertemu dengan ozon, kombinasi dari dua elemen menciptakan formaldehida, yang oleh International Agency for Research on Cancer digolongkan sebagai zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), salahsatunya adalah kanker payudara (http://www.bcerc.org/COTCpubs/BCERC.FactSheet_Phthalates.pdf)
Efek samping lain yang mengkhawatirkan dari studi yang dilakukan oleh the European Community Respiratory Health Survey bahwa air freshner dapat meningkatkan risiko asma sampai 50%. Jelas, penyegar udara sintetis hanya menimbulkan terlalu banyak ancaman terhadap kesehatan keluarga, tanpa atau dengan phthalates.
Bagaimana menghindarinya?
Cara ini bisa dilakukan untuk membantu mengurangi bau pada ruangan rumah :
-
Perbanyak jendela rumah sebagai sirkulasi udara
-
Gunakan wangi alami dengan menaruh bunga kesukaan
-
Coba gunakan baking soda dan letakkan di pojok pojok ruangan.Baking soda dapat membantu mengurangi kelembaban dan membasmi banyak bau yang tidak enak.
sumber : dailyhealth
(ast/bt)