You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Vitaminwater… Kelihatannya Sehat… Ternyata…

Vitaminwater… Kelihatannya Sehat… Ternyata…

14_VitaminWatersKita mengenal Vitamin water, atau minuman yang mengandung perisa dengan tambahan vitamin, dari beberapa produsen pembuat minuman ringan. Minuman ini dipercaya dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin tubuh sehingga iklannya pun jor-joran. Namun, apakah sebenarnya vitamin water ini memang sanggup memenuhi kebutuhan vitamin harian kita??

Pada dasarnya vitamin dapat terpenuhi dari makanan harian. Kebanyakan vitamin water pada dasarnya tidak beda dengan minuman ringan biasa, hanya klaimnya saja terlalu heboh, walaupun dikatakan dalam iklan tersebut sebagai sugar free atau bebas gula atau rendah kalori, pada kenyataannya, satu botol kalorinya kurang lebih sama dengan minuman bersoda.

Di beberapa negara, misalnya Amerika Serikat, vitamin water menggunakan pemanis buatan fruktosa kristal, bukan gula tebu atau campuran glukosa-fruktosa 50-50, sama dengan campuran minuman ringan bersoda. Itu berarti kandungan gula dari satu botol vitamin water sama dengan fruktosa dalam sekaleng Coke/minuman bersoda.

Ketika fruktosa terus ditambahkan dalam bahan makanan atau minuman, fruktosa tanpa serat dapat menurunkan sensitivitas insulin dan dapat memiliki efek buruk pada metabolik. Banyak orang tidak bisa mengontrol berat badan ketika minum minuman berkalori (termasuk kalori berat) tapi juga mengkonsumsi makanan dengan kalori tinggi sehingga berat badan bertambah. Selain itu, minuman yang manis juga dapat meningkatkan obesitas, potensi ke arah diabetes tipe 2, serta penyakit lainnya pada anak. Fruktosa dalam minuman juga dapat meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler, pembusukan/karies gigi. Minuman yang nampaknya sehat, ternyata tidak.

Vitamin water dipercaya mengandung B kompleks, C, A, kalium, magnesium, mangan, seng dan kromium. Padahal itamin B kompleks dan C bisa di dapat dari makanan harian sedangkan vitamin lain dan mineral lainnya lebih baik di dapat dari suplementasi selain juga karena tidak mengandung gula. Tinggal bagaimana kita bijak memilih: konsumsi minuman dengan bergula.. atau makan makanan sehat?

Sumber : Daily Health Post

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top