Tips Mengatasi Efek Kemoterapi
Ketika kanker sudah menyerang pada stadium lanjut tidak ada jalan lain selain mengkonsumsi obat dan Kemoterapi. Kemoterapi adalah salah satu pengobatan yang paling sering digunakan untuk terapi kanker, namun kemoterapi juga menimbulkan efek samping yang tidak mengenakan bagi pasien kanker. Berikut tips mengatasi efek Kemoterapi :
-
Melawan Sembelit. Sembelit merupakan salah satu efek dari keoterapi, mengkonsumsi air putih agar tetap terhidrasi dapat mencegah anda dari sembelit selain itu tingkatkan asupan serat anda, olahraga yang teratur juga dapat menstimulasi usus anda.
-
Menjaga berat badan. Beberapa pasien kemoterapi cenderung mengalami kenaikan berat badan kata Jennifer Koorenny, MS, RD,ahli diet onkologi untuk Seattle Cancer Care Alliance. Dia menyarankan makanan rendah lemak, makanan ringan dan banyak sayuran.
-
Meningkatkan nafsu makan. Banyak pasien yang menjalani kemoterapi bermasalah dengan nafsu makan, Erika Connor, RD, ahli diet klinis untuk Stanford Cancer Center, merekomendasikan mencoba makanan ringan seperti sereal, roti panggang dengan selai kacang atau selai kacang lain Makanan lain yang perlu dipertimbangkan termasuk yogurt dan sup dicampur.
-
Mengatasi Diare. Selain sembelit beberapa pasien juga bisa mengalami diare, hindari makanan berminyak dan makanan yang digoreng, kafein, minuman manis dan jus buah, salad hijau. Makanan yang umumnya baik ditoleransi termasuk oatmeal, buah-buahan tanpa kulit, ubi jalar dan labu. -
Meringankan Sariawan. Beberapa jenis kemoterapi dapat menyebabkan sariawan hindari makanan yang pedas dan makanan yang panas perbanyak minum air putih dan jus buah.
-
Mengontrol Mual. Hindari makanan yang berminyak dan makanan yang beraroma kuat.
-
Makanan porsi kecil. Makan makanan porsi kecil cenderung lebih baik ditoleransi selama proses kemoterapi daripada yang lebih besar. Makan dengan porsi kecil namun sering akan membantu anda salam mengatasi mual.
Sumber : WebMD
(erl)