Susah Buang Air Besar ….. Ini Penyebabnya
Konstipasi atau sulit buang air besar, umumnya masih banyak orang yang mengalaminya, baik pada anak-anak maupun dewasa. Berlama-lama di kamar mandi dipagi hari tentu membuat kondisi sangat tidak nyaman. Agar mengerti bagaimana menangani konstipasi ada beberapa hal yang perlu diketahui yaitu :
-
Konstipasi disebabkan oleh beberapa factor yaitu: gerakan usus yang kurang baik (umumnya orang akan buang air besar 3kali/hari), kotoran kering atau keras.
-
Ketika makanan masuk ke lambung, nutrisinya akan diserap oleh usus. Kemudian sisa sampah berupa campuran cairanserat, bakteri, lemaktercernadan lendirdarisaluran pencernaan bergerak ke usus besar dan rektum. Otak mengirim sinyal supaya kotoran keluar dan otot sphincter rileks.
-
Sembelit terjadi karena ada gangguan pada otot di usus dan pada otot sphincter. Jika dibiarkan berlarut, semakin lama kotoran ada dalam usus, akan semakin sembelit.
-
Kondisi lain yang bisa menyebabkan sembelit adalah penyakit yang mempengaruhi syaraf, misalnya multiple sclerosisatauParkinson; masalahdubursepertifisuraatauwasir; sindrom iritasi usus besar/ irritable bowel syndromedanpertumbuhan kanker.
-
Neurotransmitter yangdilepaskanoleh otakpada saat stresjugaberinteraksi denganreseptordidinding usus besar, menyebabkan otot usus bergerak lambat.
-
Zona waktu misalnya sedang travelling bisa mengubah pola buang air. Selain juga bisa karena jarang minum air seperti biasanya karena perjalanan jauh.
-
Efek samping obat dapat membuat orang sembelit.
-
Hormonal, seperti saat menstruasi, kehamilan atau mendekati masa menopause, ataupun karena faktor penyakit seperti diabetes atau penyakit tiroid.
-
Sembelit dapat diatasi dengan konsumsi makanan berserat (25 gram/hari), minum air putih supaya kotoran tidak keras, tidak sesering mungkin menggunakan obat laksatif (pencahar), berolahraga dengan teratur, jangan pernah menahan buang air dan minum/makan makanan mengandung probiotik.
Sumber : Health
(ast/bt)