Perhatikan Sinyal Tubuh Sebelum Berkembang Menjadi Penyakit
Tanda atau sinyal tubuh biasanya akan muncul jika tubuh mengalami ketidaknormalan yang akan atau sedang mengalami gangguan serius. Meskipun sinyal yang ditunjukkan terkadang tidak signifikan, namu sebaiknya waspada. Setidaknya ada sekitar 10 tanda umum yang bisa saja menjadi tanda berbahaya bagi kesehatan:
- Kesemutan tangan dan kaki. Kesemutan bisa menjadi tanda awal carpal tunnel syndrome yang dapat menyebabkan kerusakan syaraf dalam jangka panjang. Jari jemari yang tidak dapat diluruskan akan menjadi tanda masalah di saraf ulnaris yang terletak di siku. Hal ini akan menyebabkan kelelahan otot dan membentuk jari tangan seperti cakar.
- Kuku menguning. Lalu menebal, melengkung dan kuku mudah copot. Menurut the National Organization for Rare Disorders, kelainan kuku ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada organ paru-paru dan saluran udara (saluran pernapasan) dan pembengkakan atau bengkak di bagian tubuh yang berbeda. Hal ini lebih sering terjadi pada orang dewasa dibanding anak-anak.
- Tulisan tangan mendadak berubah. Tulisan tangan dalam beberapa waktu mungkin saja berubah, misalnya ketika anak-anak, remaja dan dewasa. Jika misalnya tulisan tangan, atau bahkan tanda tangan mendadak berubah tiba-tiba dan terasa kaku menulis, huruf demi huruf terlihat kecil dan saling bertumpuk/berdekatan, waspada dengan pertanda penyakit Parkinson.
- Gegabah dalam mengambil keputusan. Seringnya membuat keputusan yang buruk, kebingungan, perubahan penilaian dapat menjadi pertanda Alzheimer. Misalnya seseorang selalu menghabiskan uang dengan membeli barang/hal yang tidak diperlukan. Tanda Alzheimer lebih mudah dikenali pada orang lain daripada oleh diri sendiri. Maka, saling kontrol antara satu sama lain dengan orang terdekat perlu dilakukan.
- Garis gelap pada kuku. Melanoma walau jarang namun dapat tumbuh di bawah kuku. Jangan diabaikan warna gelap berurutan di bawah kuku. the American Academy of Dermatology mengatakan hal ini dapat menjadi tanda kanker yang mematikan. Konsultasikan dengan dokter jika menemukan mol/tanda titik, berwarna gelap, terjadi perubahan warna atau ukuran semakin meningkat.
- Tenggorokan sering tidak nyaman. Refluks asam berhubungan dengan nyeri ulu hati, hanya bisa saja lebih dari itu. Menurut U.S. News & World Report menyebutkan bahwa refluks asam bisa menjadi Laryngopharyngeal refluks, isi lambung balik ke tenggorokan lewat jalan nafas. Refluks yang tidak diobati dapat menyebabkan kanker kerongkongan.
- Kembung. Kembung yang terlalu sering pada wanita bisa jadi menandakan gejala kanker ovarium. Kanker ini tidak hanya tumbuh besar, tetapi juga menghasilkan cairan yang dapat membuat perut terasa penuh.
- Memar. Menurut The Cancer Treatment Centers of America keseringan memar tanpa sebab dapat menjadi pertanda leukemia (kanker darah).
- Sering buang air kecil, bisa menjadi pertanda gejala diabetes. Gula darah yang tinggi memaksa urin untuk mengeluarkannya agar seimbang.
- Terasa selalu lesu. Perasaan lesu bisa berhubungan dengan kurang tidur, terlalu banyak bekerja, pola makan tidak baik, dsbnya. Tetapi salah satu tanda kelesuan bisa juga berhubungan dengan hipotiroidisme. Tiroid bertanggung jawab terhadap metabolisme, detak jantung dan lainnya. Tiroid juga bertanggung jawab untuk memproduksi jumlah hormon yang tepat. Namun karena hipotiroidisme, akan terjadi penurunan fungsi mental dan memburuknya sirkulasi, sehingga yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
Sumber : cheatsheet.com
(ast/bt)