IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA ID BEYOND BeonCorp Beon Corp Pentingnya Protein Bagi Lansia – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Pentingnya Protein Bagi Lansia

Pentingnya Protein Bagi Lansia

proteinProtein sangat dibutuhkan oleh semua orang tanpa terkecuali, karena fungsinya sebagai penyembuh, membangun sel, memperbaiki sel-sel tubuh, kekuatan otot dan keseimbangan otot. Selain itu protein dibutuhkan lansia untuk mempercepat masa penyembuhan, menjaga keseimbangan cairan, menjaga kesehatan mata dan keseimbangan hormon. Otot bagi lansia berperan penting dalam mempertahankan kekuatan tulang dan beraktivitas. Diet tinggi protein dibutuhkan lansia untuk menjaga kekuatan otot dan menjaga supaya tidak rentan terhadap penyakit.

Saat usia muda, kurang lebih 30% tubuh tersusun dari otot. Namun semakin tua, kadar otot tubuh mulai menyusut menajdi 25%, sehingga lansia mudah gemetar dan lemah. Maka ketika diusia 65 tahun pola hidupnya buruk, akan semakin rendah massa ototnya. National Institute of Health merekomendasikan kebutuhan protein sekitar 100 gram (10 sd 35%)  protein/hari. Namun faktanya, jumlah itu tidak cukups, sehingga ditetapkan kebutuhan protein antara 1-1.3 gram/kg berat badan.

Tubuh memecah protein menjadi asam amino. Golongan asam amino dibagi 3: esensial (penting dari makanan), non esensial (tubuh membuat sendiri) dan kondisional (diandalkan ketika dalam keadaan sakit/radang). Untuk memenuhi kebutuhan protein lansia, sangat penting membuat daftar makanan tinggi protein yang sehat. Untuk cemilan, tukar karbo dengan protein.

Tips berikut berisi tentang susunan menu dan jenis makanan tinggi protein bagi lansia.

  • Sarapan dengan sereal dan kacang-kacangan, bisa ditambahkan dengan labu, biji rami/flax seed, biji bunga matahari.
  • Telur, mengandung 6 gram protein/butir.
  • Semangkuk yogurt mengandung sekitar 17-20 gram protein.
  • Bisa dicampur dengan gandum, diblender, dicampur dengan ubi jalar atau kayu manis.
  • Minuman protein. Cara mudah sarapan pagi dengan protein shake yang bisa dicampurkan dengan teh atau kopi. Carilah protein shake yang bebas gula, garam dan zat aditif.
  1. Makan siang
  • Protein dari sayuran/salad. Selain itu, buat salad dengan tambahan kacang-kacangan, daging rendah lemak, telur, keju cottage.
  • Roti gulung daging rendah lemak yang didalamnya berisi tomat, selada, timun, keju, kecambah.
  • Telur yang dicampur dengan salad atau makanan seperti biasanya
  • Quinoa campur dengan buncis, kacang, tomat, seledri, keju
  • Sup protein tinggi. Cocok untuk lansia yang gigi nya sudah tidak sempurna mengunyah.
  1. Makan malam
  • Daging sapi rendah lemak
  • Daging ayam panggang
  • Sup keju
  • Satu porsi ikan salmon dapat mengandung sekitar 25 gram.
  1. Snack tinggi protein
  • Sayuran
  • Ikan asap
  • Keju
  • Bijian utuh
  • Dendeng daging rendah lemak

 

Sumber : homecareassistance.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top