You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Musim Hujan Tiba, Waspada dan Kenali Penyakit Diare

Musim Hujan Tiba, Waspada dan Kenali Penyakit Diare

images 1Banjir yang melanda Indonesia membuat was-was. Setelah ketinggian air sedikit demi sedikit berkurang, masyarakat masih harus waspada dengan berbagai penyakit yang sering diderita warga pasca bencana banjir. Salah penyakit yang harus Anda waspadai adalah diare. Kondisi cuaca yang tidak stabil, sanitasi tempat pengungsian yang buruk serta kondisi rumah yang masih kotor terkena genangan air, juga sulitnya mendapat air bersih menyebabkan mudahnya terjadi wabah diare setelah banjir.

Penyakit diare yang terlihat ringan justru bisa membahayakan jiwa, karena saat tubuh kekurangan cairan, maka semua organ akan mengalami gangguan. Sebenarnya, ada beberapa jenis diare yang tak biasa dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. Diare jenis ini berbahaya dan harus segera ditangani serta diobati agar tidak menjadi serius. Apa sebenarnya diare itu? Mari kita ungkap semua tentang diare, cara pengobatan dan pencegahannya.

Mengungkap diare, cara pengobatan dan pencegahannya tidak akan lengkap bila kita belum mengenal macam-macam diare itu sendiri. Berikut ini macam-macam diare menurut dokter :

  • Diare osmotik adalah sejenis diare yang terjadi karea adanya pengambilan air tubuh oleh usus atau dengan kata lain, di dalam usus terjadi proses osmosis. Misalnya saja pada saat mengonsumsi obat diet yang mengandung sorbitol. Di sini, usus bukannya menyerap sorbitol tetapi malah mengambil air tubuh untuk diserap sorbitol. Akibatnya, terjadi pembuangan air tubuh terus menerus dan terjadilah diare.

  • Diare sekretorik adalah diare yang terjadi ketika tubuh melepaskan air ke usus di saat yang tidak seharusnya. Penyebab diare ini biasanya adalah infeksi, obat-obatan, atau kondisi lain yang menyebabkan diare sekretorik.

  • Diare eksudatif adalah diare yang mengacu pada keberadaan darah dan nanah di dalam tinja. Hal ini terjadi akibat adanya penyakit radang usus, seperti penyakit Crohn atau kolitis ulseratif, dan beberapa infeksi lainnya.

Setelah mengetahui jenis-jenisnya, barulah kita melangkah pada diare, cara pengobatan dan pencegahannya. Cara pengobatan diare sebagai berikut ini :

  • images 2Jika mengalami diare ringan, bisa dibiarkannya hilang begitu saja atau jika ingin meminum obat, minumlah obat generik yang sudah umum di pasaran (apotik) yang tidak memakai resep dokter. Tentu saja Anda harus membaca petunjuk pemakaiannya. Untuk mengganti air tubuh yang sudah hilang terbuang, minumlah air minimal 8 gelas sehari atau meminum oralit (200 ml air matang, 2 sdt gula pasir, 1/2 sdt garam halus) atau banyak makan buah yang berair. Kaldu ayam dan teh madu bagus juga untuk dikonsumsi saat diare ringan.

  • Jika diare sudah berlanjut dan menganggu, segera hubungi dokter. Dokter lebih tahu jenis diare yang terjadi. Dan jika sudah tahu jenis diarenya, dokter akan memberi penanganan yang tepat karena berbeda jenis diare akan berbeda pula penanganannya.

Adapun cara pencegahan diare bisa dilakukan dengan cara berhati-hati dalam mengonsumsi makanan, minuman, dan juga obat-obatan, selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, juga selalu mencuci tangan dengan sabun sampai bersih setiap sebelum dan sesudah makan serta sesudah buang air besar.

Sumber : dari berbagai sumber

(dny/vna)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top