Mengenal Kanker Retinoblastoma Pada Anak
Kanker tidak hanya terjadi pada orang dewasa namun pada anak-anak sekalipun juga rentan terhadap kanker. 1 dari 600 anak akan menderita kanker sebelum umur 16 tahun (Data Statistik resmi dari IARC (International Agency for Research on Cancer). Menyebutkan bahwa ada banyak jenis kanker yang umumnya menyerang pada anak-anak, salah satunya yaitu kanker retinoblastoma.
Retinoblastoma merupakan jenis kanker yang menyerang lapisan retina mata, kanker tersebut bisa menyerang pada satu mata atau bahkan dua mata. Belum diketahui penyebab pasti dari retinoblastoma namun kemungkinan besar mutasi gen yang diwariskan oleh orang tua ke anak. Retinoblastoma yang terjadi akibat keturunan biasanya dialami pada usia lebih muda dan terjadi pada kedua mata, sedangkan retinoblastoma yang bukan karena keturunan biasanya hanya terjadi pada satu mata.
Ketika anda melihat gejala berikut ini pada anak maka harus segera berkonsultasi ke dokter :
-
Terdapat bintik putih pada pusat lingkar mata (pupil) pada saat terkena cahaya
-
Mata tidak bisa bergerak dan fokus pada arah yang sama.
-
Mata memerah
-
Pembengkakan mata
Ada serangkaian pemeriksaan untuk melihat retinoblastoma yaitu :
-
Pemeriksaan mata : pemeriksaan mata dilakukan untuk menetukan apa yang menyebabkan gejala dan tanda yang muncul pada mata anak. -
Pemeriksaan Pencitraan/Imaging Tests : Scan dan tes pencitraan lainnya dapat membantu dokter anak Anda menentukan apakah retinoblastoma telah berkembang mempengaruhi struktur lainnya di sekitar mata. Tes pencitraan mungkin termasuk ultrasound , computerized tomography ( CT ) scan dan magnetic resonance imaging ( MRI ).
-
Konsultasi dengan Dokter lain : Dokter anak Anda mungkin akan mengarahkan Anda ke spesialis lain, seperti dokter spesialis kanker ( onkologi ) , seorang konselor genetik atau dokter bedah .
Mengetahui gejala dan informasi penting lainnya mengenai kanker retinoblastoma adalah kunci untuk mencegah anak anda terkena kanker tersebut. Karena dengan penanganan yang cepat dan tepat akan memberikan harapan hidup yang lebih besar kepada penderita kanker.
Sumber : dari berbagai sumber
(erl/bt)