Masalah Kulit Pada Anak-anak
Dunia anak yang penuh dengan keceriaan seperti bermain bersama teman-temannya, merupakan hal yang menyenangkan. Tapi tahukah para orang tua, bermain bersama teman-temanya terkadang menimbulkan penyakit pada anak-anak. Kulit merupakan bagian tubuh manusia yang mudah terpapar oleh bakteri dan virus sehingga menimbulkan penyakit kulit. Pada anak-anak, penyakit kulit mudah tertular karena kontak fisik dengan teman-temannya. Berikut ini, masalah kulit yang sering terjadi pada anak-anak :
-
Kurap. Infeksi kulit ini disebabkan oleh jamur yang hidup pada kulit, rambut, dan jaringan kuku yang mati. Dimulai sebagai bintil-bintil merah serta seperti bersisik, berkembang menjadi sebuah cincin merah gatal dan makin gatal kalau digaruk, melepuh. Kurap ditularkan kontak kulit ke kulit dengan orang atau hewan, dan dengan berbagi alat seperti handuk atau peralatan olahraga. Kebanyakan infeksi kurap bisa diobati dengan krim antijamur.
-
Cacar air. Cacar sangat menular, menyebar dengan mudah, meninggalkan ruam yang gatal dan bintik-bintik merah atau lecet di seluruh tubuh. Bintik-bintik cacar melalui tahapan: menonjol, meledak, kering, dan pengerasan kulit. Cacar air dapat mengakibatkan komplikasi serius seperti pneumonia, kerusakan otak, atau kematian. Orang-orang yang telah menderita cacar air juga berisiko untuk kena shingles (herpes zoster) dikemudian hari. Vaksin cacar air dianjurkan untuk semua anak-anak. Remaja dan orang dewasa yang pernah menderita cacar air harus divaksinasi.
-
Kutil. Pertumbuhan kulit yang disebabkan kontak dengan human papillomavirus, menular, dapat menyebar dari orang-ke-orang atau melalui kontak dengan obyek yang digunakan oleh orang dengan virus. Kutil umum yang paling sering ditemukan pada jari dan tangan. Mencegah penyebaran kutil dengan cara menutupi bagian yang terkena dengan perban, dan tidak menggigit kuku atau kutikula. Dalam kebanyakan kasus kutil tidak berbahaya, tanpa rasa sakit, dan pergi dengan sendirinya. Jika terus ada perawatan termasuk pembekuan, operasi, laser, dan bahan kimia.
-
Biang keringat. Disebabkan karena saluran keringat tersumbat, biang keringat terlihat seperti jerawat merah atau merah muda kecil. Muncul di atas kepala, leher, dan bahu bayi, ruam ini sering terjadi ketika orang tua bermaksud baik memberikan bayi baju terlalu hangat, tetapi bisa terjadi pada setiap bayi dalam cuaca sangat panas. berikan bayi harus satu lapis agar biang keringat tidak semakin banyak. -
Alergi kulit. Berupa reaksi kulit yang disebabkan karena sentuhan dengan zat, seperti makanan, sabun, atau minyak tumbuhan seperti poison ivy, sumac, atau oak. Ruam biasanya dimulai dalam waktu 48 jam setelah paparan. Kasus-kasus kecil dapat menyebabkan kulit kemerahan ringan atau ruam benjolan merah kecil, sementara reaksi yang parah dapat menyebabkan pembengkakan, kemerahan, dan lecet yang lebih besar. Alergi kulit biasanya ringan dan hilang setelah seminggu atau dua minggu setelah kontak dengan ujung zat.
Sumber : webmd