IDB INDONESIA IDB IDBEON ID BEON ID Beyond IDB IDB INDONESIA Lansia Sehat, Konsumsilah Protein Lebih Banyak dari Karbo – MauSehat.Com
You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Lansia Sehat, Konsumsilah Protein Lebih Banyak dari Karbo

Lansia Sehat, Konsumsilah Protein Lebih Banyak dari Karbo

lansiaSalah satu masalah bagi lansia adalah kenaikan berat badan. Semakin bertambah umur, semakin sulit menurunkan berat badan. Ditambah lagi massa dan kekuatan otot semakin berkurang. Secara biologi, massa tulang dan otot mencapai puncaknya sampai usia 40 tahun, sedangkan massa lemak terus terjadi tanpa memandang umur.

Kristen M Beavers dari Wake Forest University mengadakan riset kepada 100 orang lansia 65 tahun dibagi dalam dua grup. Grup pertama konsumsi rendah karbo dan 1 gram protein/Kg berat badan/hari, diimbangi dengan kalsium dan Vitamin D selama 6 bulan. Grup kedua (kontrol) konsumsi 8 gram protein/Kg berat badan sesuai yang direkomendasikan Institute of Medicine of The National Academies. Dalam riset ini olahraga tidak dimasukkan sebagai penilaian.

Hasil riset menunjukkan grup pertama turun berat badan sekitar 18 pon (8 kg lebih), dari 87% yang gemuk, selain juga massa otot terjaga. Grup kedua turun sekitar ½ pon (2 kg lebih). Terjadi peningkatan skor turun berat badan, mempertahankan massa tulang, mencegah patah tulang sebesar 0.75. Kedua grup juga menurun massa lemak di perut, pinggul, paha dan bokong, yang dapat membantu mencegah sindrom metabolik.

Riset ini juga dapat membantu institusi yang merawat lansia dengan menyediakan makanan tinggi protein dan bermutu gizi tinggi untuk mengantisipasi kenaikan berat badan ketika lansia sakit dan kekuatan fungsi tubuh.

Pola diet/makan terencana dengan meningkatkan kebutuhan protein harian yang tinggi (minimal 15 gram/sajian)  disertai rendah kalori dari karbohidrat, membatasi terutama karbo olahan; mengganti dengan protein lemak jenuh rendah misalnya ikan, telur, ayam tanpa kulit, daging sapi rendah lemak, yogurt, kacang, polong, dapat menyediakan asam amino untuk mensintesis protein dan mempertahankan kondisi otot tubuh. Jika kurang, kebutuhan protein dapat ditambahkan dari suplementasi protein dengan bantuan ahli kesehatan.

Sumber : healthline.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1892

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top