You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Komunikasi Langsung di Meja Makan Mendukung Kesehatan Mental Remaja

Komunikasi Langsung di Meja Makan Mendukung Kesehatan Mental Remaja

38202_01_mcafee_says_majority_of_youth_have_witnessed_cyberbullying_activities_fullMenurut penelitian baru, makan malam keluarga baik untuk kesehatan mental pada remaja dan memerangi efek dari bullying di media online. Para peneliti Kanada menunjukkan bahwa kontak sosial, dukungan dan komunikasi pada saat makan keluarga membantu remaja terbebas dari efek cyber-bullying.

Angka dari NSPCC menemukan bahwa tahun lalu sekitar 38% dari orang-orang muda di Inggris telah dipengaruhi oleh cyber-bullying. Cyberbullies berupa penuntutan, mengklaim pengayalahgunaan online, kini berkembang menjadi pelecehan secara langsung. Kini ada yang namanya cyberbulling. Dalam sebuah riset yang diterbitkan JAMA Peiatrics yang mensurvei 20.000 remaja dan mengukur respon cyberbullying dan bullying secara langsung. Hal ini juga meminta remaja berbagi tentang masalah kesehatan mental termasuk depresi, kecemasan, penggunaan narkoba, menyakiti diri sendiri dan upaya bunuh diri. Para peneliti juga mengumpulkan informasi seberapa sering remaja makan malam dengan keluarga masing-masing.

Era distalisasi satu sisi memudahkan komunikasi pada setiap orang, namun pada sisi yang lain justru membuat orang lebih intens komunikasi secara virtual ketimbang ngobrol secara langsung.

Para peneliti menemukan bahwa remaja yang mengalami cyberbullying sekitar 2,6-4,5 lebih mungkin memiliki masalah emosional, perilaku dan penggunaan narkoba dibandingkan mereka yang mengalami intimidasi secara langsung. Masalah-masalah ini ditemukan di kalangan remaja yang mempunyai waktu sedikit untuk makan malam, padahal sudah diketahui bahwa kontak dan komunikasi keluarga mengurangi beberapa efek yang menyedihkan dari cyberbullying.

eating15Penulis utama Frank Elgar, seorang profesor di Departemen Psikiatri, Fakultas Kedokteran Universitas Mc Gill di Kanada mengatakan, “Satu dari lima remaja mengalami cyberbullying. Banyak remaja yang menggunakan media sosial dan melakukan pelecehan secara online dan penyalahgunaan media sosial yang membuat orang tua dan para pendidik kesulitan untuk memantau hal tersebut, sehingga sangat penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor pelindung untuk remaja yang mengalami cyberbullying. Contohnya makan malam bersama keluarga merupakan salah satu cara untuk mendukung remaja. Hal ini sangat menjanjikan tetapi tidak sesederhana itu karena banyak remaja yang tidak memiliki waktu untuk makan malam bersama. Ada hal lain yang dapat dilakukan seperti sarapan bersama atau berangkat sekolah bersama. Memeriksa media sosial para remaja merupakan alat untuk mendeteksi pelecehan online atau intimidasi.”

Sumber : DailyMail

(vna/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top