Fakta dan Mitos Tentang Wajah Kendor
Punya wajah kendur memang akan muncul seiring usia kita bertambah. Hanya, ternyata ada pula mitos dan fakta yang berkembang diseputar hal ini. Kira-kira, apa saja yang bisa jadi mitos dan fakta?
- Lari menyebabkan wajah kendor
Mitos. Kulit kendor seiring usia terjadi karena dua hal: hilangnya kolagen (elastisitas kulit) dan lemak wajah. Tidak ada hubungan antara olahraga dengan hilangnya kolagen. Namun jika berolahraga disiang hari dengan paparan UV sinar ultraviolet tinggi, maka kolagen bisa rusak.
- Tidur banyak dan nyenyak bikin wajah kendor.
Mitos. Posisi tidur tidak bisa membuat wajah kendor, tapi keriput halus. Ketika berbantal, kemungkinan wajah kita tertarik sehingga muncullah garis halus. Cara mensiasatinya dengan tidur terlentang.
- Lakukan olahraga wajah untuk mengatasi kekenduran
Fakta. Senam/olahraga wajah dapat meredakan kantung mata dan mengangkat otot wajah. Banyak juga yang melakukan suntix botox jika belum maksimal hasilnya.
- Turun berat badan bikin kulit kendur
Fakta. Saat bertambah berat badan, kulit merenggang bersama bantalan lemak. Seiring dengan bertambahnya umur dan kehilangan elastisitas kulit, maka akan mengendur. Hal ini bisa dibantu dengan retinol-A.
- Produk khusus untuk membantu melawan kulit kendor
Fakta. Produk yang dapat membantu mengatasi adalah retinol topikal atau retinoid resep dokter (meningkatkan produksi kolagen) dan serum vitamin C (memulihkan elastisitas kulit). Dalam satu studi yang dilakukan di Jerman tahun 2012, suplemen harian berupa pycnogenol, ekstrak kulit kayu pinus Perancis, meningkatkan elastisitas dan hidrasi kulit dan peningkatan produksi asam hyaluronic sebesar 44%.
Sumber : health.com
(ast/bt)