Apa Yang Sebaiknya Dimakan Dan Tidak Dimakan Oleh Penderita Asma?
Makanan dapat berperan penting dalam meredakan atau bahkan meningkatkan keparahan penyakit. Khususnya penyakit asma, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya atau tidak dimakan :
Yang sebaiknya dimakan:
-
Ikan berlemak. Kaya akan asam lemak omega-3 yang melindungi tubuh terhadap penyakit jantung, stroke, diabetes, gangguan kognitif juga melindungi dari asma. Omega-3 dalam ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan tuna memberikan efek anti radang yang dapat melawan peradangan bronkial, gejala umum serangan asma. Satu studi di University of Southampton menemukan bahwa anak-anak yang ibunya konsumsi ikan salmon dua kali seminggu saat hamil berisiko kecil terhadap asma.
-
Buah berries dan sayuran hijau. Berries dan sayuran hijau seperti bayam mengandung vitamin C, yang dikenal untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi mengi/bengek pada anak-anak.
-
Susu. Tidak hanya kaya kalsium, namun juga kaya magnesium yang bisa membantu mengurangi gejala asma. Magnesium melemaskan otot-otot yang mengelilingi saluran pernapasan, yang menjaga saluran udara.
-
Wortel. Tidak hanya baik untuk mata, tapi melindungi orang dari asma yang diakibatkan kebanyakan berolahraga. Wortel mengandung beta-karoten, antioksidan yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh, yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap serangan asma.
-
Alpukat. Mengandung antioksidan glutatione yang melindungi paru paru dari stress oksidatif pernafasan dan kerusakan jaringan, selain juga dapat menurunkan kolesterol jahat.
-
Fast foods/ makanan cepat saji. Studi melibatkan sekitar 2 juta anak dalam British Medical Journal, tiga atau lebih porsi fast foods/minggu akan meningkatkan resiko asma 39 persen untuk remaja dan 27 persen untuk anak-anak. Menurut para peneliti hal ini disebabkan karena tinggi kadar lemak jenuh dan trans pada makanan cepat saji sehingga melemahkan sistem kekebalan tubuh.
-
Anggur/alkohol, buah kering, makanan instant. Semuanya mengandung sulfida yang dapat memicu asma syok anafilaksis terutama bagi yang sensitif. Juga baik menghindari makanan yang mengandung salisilat yang biasanya ada di buah-buahan kering atau makanan olahan.
-
Keju dan jamur. Selain itu juga makanan berfermentasi lain misalnya kecap saus, bir, anggur, cuka semestinya diawasi.
Sumber : rd.com
(ast/bt)
