You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Tidak Selalu Jeroan Itu Buruk

Tidak Selalu Jeroan Itu Buruk

1205338pJeroan selalu dikambing hitamkan dan selalu dikaitkan dengan asam urat dan kolestrol. Jeroan merupakan organ bagian dalam dari hewan, misalnya liver (hati), ginjal, tulang dan otot, otak, lidah dsbnya. Jeroan diyakini mampu meningkatkan energi, namun jika berlebihan dapat memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan seperti meningkatkan dan menyebabkan asam urat serta kolesterol. Untuk tahu lebih banyak, dailyhealthpost memaparkan satu persatu organ jeroan dan manfaatnya:

  1. Lidah. Ini sebenarnya lebih dianggap sebagai otot daripada organ tetapi tidak mengandung persentase yang tinggi kalori dari lemak. Otot lidah mengandung sekitar 70% asam lemak , menjadikannya salah satu potongan yang paling lembut dari daging sapi.

  2. Jantung. Jantung merupakan sumber zat besi, seng, selenium, vitamin B seperti B2, B6, Folat dan B12, terutama kaya akan CoQ10 yang penting untuk produksi kesehatan dan energi pada mitokondria. Jantung kerbau, rusa dan sapi adalah sumber terkaya nutrisi. Organ ini tidak memiliki banyak lemak dan banyak otot.

  3. Hati. Hati adalah sumber pro vitamin A, juga disebut retinol. Tiga ons hati sapi diperkirakan mengandung sekitar 26.973 IU vitamin A, hati ayam mengandung sekitar 15.306 IU. Cod liver oil/minyak hati ikan adalah sumber lain yang kuat dari retinol tapi mengkonsumsi hati dua kali/ minggu dapat memberikan jumlah yang dibutuhkan untuk kesehatan yang optimal. Organ ini sangat kaya akan folat yang bioavailable/mudah diserap, kolin dan B12 yang merupakan nutrisi yang diperlukan untuk sejumlah fungsi utama dalam tubuh. Hati adalah sumber terkaya dari B12 dengan kira-kira tiga kali lebih banyak dari ginjal, tujuh kali lebih banyak dari jantung dan 17 kali sebanyak lidah atau daging sapi. Hati juga kaya nutrisi seperti selenium, zat besi dan seng yang penting untuk fungsi yang sehat.

  4. Ginjal. Ginjal kaya akan asam amino dan yang paling banyak dari sapi dan domba. Selain itu juga kaya akan asam lemak omega 3, sehat dan anti-inflamasi.

  5. Limpa, termasuktimus dan pankreas. Kelenjar ini berwarna merah muda keputihan, terasa lebih manis daripada rasa gurih seperti daging. Pankreas kaya akan mineral seperti seng dan selenium yang merupakan kunci untuk fungsi hormonal dan kekebalan. Selain itu juga kaya protein dan asam lemak omega 3 yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Walau begitu, tetap tidak disarankan berlebihan.

  6. Otak. Otak merupakan sumber asam lemak omega-3 berupa EPA dan DHA. Satu porsi empat ons (400 gram) otak mengandung sekitar satu gram EPA dan DHA. Ini setara dengan sekitar 5 porsi ikan atau minyak krill. Otak juga mengandung beberapa nutrisi kuat meningkatkan fungsi syaraf seperti fosfatidilkolin dan phosphatidylserine. Otak juga kaya akan anti-oksidan seperti carnosine, karotenoid dan tokoferol yang melindungi jaringan saraf dari stres oksidatif.

  7. susu2Babat dan usus. Babat adalah istilah umum yang digunakan untuk merujuk pada lapisan perut domba, kambing, daging sapi dan rusa. Babat merupakan sumber besar mikronutrien, gelatin dan probiotik. Banyak yang melaporkan bahwa makan babat telah meningkatkan sistem pencernaan mereka. Usus merupakan sumber gelatin dan glutamine yang merupakan kunci untuk menstabilkan dan meningkatkan fungsi usus yang bocor. Kunci untuk makan usus dan babat masak yang baik sampai kenyal. Dengan direbus sampai lama, molekul gelatin dalam tulang atau babat menjadi kurang kompak, sehingga membuat nutrisi lebih mudah diserap.

  8. Tulang dan otot. Cara terbaik untuk mengkonsumsi bagian ini dengan merebusnya selama 24 – 48 jam tergantung pada suhu dan kekuatan struktur kolagen. Kaldu tulang dapat dibuat dari tulang hewan dan sup tulang paling populer termasuk dari ikan, ayam, kalkun, daging sapi, domba dan daging rusa. Tulang juga membantu menyediakan bahan baku untuk sel-sel darah yang sehat dan pengembangan kekebalan tubuh. Kaldu tulang memberikan sinergi nutrisi untuk menenangkan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif sementara memasok tubuh dengan bahan baku untuk membangun kembali sel-sel lebih kuat dan sehat. Inilah sebabnya mengapa pada beberapa orang, sum-sum tulang dipercaya sebagai penyembuhan ketika tubuh menghadapi stres karena infeksi bakteri atau virus serta gangguan pencernaan dan sindrom usus bocor.

Pada intinya, walau makanan ini masih ada pro dan kontra, jika memang kita ingin mengkonsumsinya, jangan terlalu berlebihan.

Sumber : dailyhealthpost

(ast/bt)

Baca juga :

Benarkah Serangan Jantung atau Stroke Sering Terjadi pada Pagi Hari?

Penyakit Asthma Bisa Sebabkan Emboli Paru

Pecandu Rokok Semakin Bertambah

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top