AGAR HUBUNGAN INTIM BERAKHIR DENGAN KEHAMILAN
Anak adalah dambaan pasangan yang sudah menikah. Agar terjadinya kehamilan berpeluang lebih besar pasti anda dan pasangan melakukan hubungan intim di saat masa-sama subur sang istri. Nah..berikut kami paparkan bagaimana menghitung masa subur istri agar kenikmatan duniawi ini berakhir dengan kehamilan.
Hal-hal yang perlu anda ketahui terkait masa subur :
-
Catat tanggal hari pertama menstruasi terakhir anda. (Misal tgl 10 Januari)
-
Berapa hari panjang rata-rata siklus menstruasi anda? (misalkan 28 hari)
-
Masa subur hanya 24 jam setelah ovulasi (pelepasan sel telur) karena sel telur hanya hanya bertahan hidup sampai 24 jam setelah ovulasi. Ovulasi
-
Ovulasi terjadi pada masa pertengahan siklus mentruasi.
-
Sperma bisa bertahan hingga 5 hari (masa subur sperma)
-
Jika Anda berhubungan seks dengan suami di hari-hari dalam masa subur tersebut, secara umum peluang untuk hamil adalah 20%.
Dengan memahami 6 hal diatas, anda menjadi mengerti kapan sebaiknya hubungan intim dilakukan. Contoh soal :
Istri mens tgl 10 Januari. Jika panjang siklus menstruasinya adalah 28 hari, maka
a. Ovulasi terjadi pada tanggal 23 Januari (14 sejak tanggal pertama haid).
b. Hubungan intim sudah bisa dilakukan sejak tanggal 20 sampai 24 Januari (ingat sperma bisa
bertahan hingga 5 hari). Jika hubungan badan dilakukan setelah tanggal 24 pembuahan tidak
akan terjadi lagi, karena sel telurnya sudah mati.
Namun perlu dicatat bahwa prediksi ini memiliki akurasi baik pada wanita dengan siklus haid teratur.
Jika anda sudah melakukan saran diatas selama setahun namun tidak hamil-hamil juga, sangat mungkin suami dan atau istri mengalami intertilitas (tidak subur). Sebaiknya konsultasi dengan dokter spesialis terkait (Obsetri dan Ginekolog /Obgin atau spesialis androlog) untuk mencari solusi sesuai akar penyebabnya.
Andaikan setelah dicek ke dokter spesialis dan kedua-duanya oke-oke saja, artinya Tuhan belum beri kepercayaan kepada anda, bukankah peluang hamilnya cuma sekitar 20%. Bersabarlah, perbanyak doa, perbanyak rileks sebelum melakukan hubungan intim dan jangan lupa konsumsilah makanan bergizi agar sel telur dan sel sperma lebih sehat dan lincah.
(ihs)