Hal-hal yang Harus Diperhatikan Penggunaan Botol Susu
Wanita karir yang sedang menyusui biasanya menyediakan botol susu di rumahnya untuk mensuplai asupan susu untuk bayi mereka. Tidak bisa sembarangan dalam memilih botol susu karena sangat erat hubungannya dengan kesehatan bayi. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih botol susu dan cara penggunaanya.
-
Botol susu berasal dari bahan kaca atau plastik, tapi yang lebih utama adalah botol susu harus bebas dari senyawa bisphenol A (BPA) yang merupakan bahan kimia berbahaya yang digunakan untuk beberapa jenis plastik. Kode untuk plastik yang mengandung BPA yaitu kode 3 dan 7 . -
Dot terbuat dari silikon atau lateks/karet. Setiap dot mempunyai ukuran lubang yang berbeda. Periksa dot secara teratur. Gantilah dot secara berkala jika sudah retak atau berubah warna.
-
Sterilkan botol dan dot setiap hari. Larutkan sabun pencuci piring dengan air hangat, kemudian gunakan untuk mencuci seluruh bagian botol. Selanjutnya masukkan seluruh bagian botol ke dalam panci berisi air mendidih dan rebus selama 5 menit. Angkat dan keringkan menggunakan penjepit botol. Pilihlah botol dari bahan yang aman dan tidak meleleh saat di rebus. -
Isi botol susu hanya dengan ASI atau susu formula. Lebih baik tidak memberikan bayi anda jus dalam botol. Jika ingin memberikan susu formula berilah sesuai anjuran, jangan terlalu kental sehingga memberatkan kerja ginjal bayi dan jangan terlalu encer agar tidak menghilangkan nutrisi yang terdapat dalam susu. -
Berikan bayi susu botol hangat. Sebenarnya tidak masalah mau air dingin atau suhu kamar, tetapi akan lebih baik dengan air hangat. Cukup botol susu ditaruh di tempat/baskom yang berisi air hangat selama 1-2 menit dan tidak dimasukkan ke dalam microwave. Kocok botol lalu tuang setetes pada tangan anda untuk mengetahui apakah hangat atau tidak atau bahkan terlalu panas. -
Jangan sampai tersedak. Letakkan bayi pada tangan dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan, siapkan handuk kecil di lehernya untuk mencegah bayi muntah. Berikan botol susu dengan posisi lebih tinggi dari mulutnya, sampai bayi kenyang dan akan bersendawa. -
Jangan tinggalkan bayi saat menyusu sendirian. Meninggalkan bisa mengakibatkan resiko tersedak atau jika bayi tertidur dengan botol susunya bisa terkena karies gigi.
-
Perubahan susu formula. Jika bayi mudah diare, muntah, rewel, kulit memerah sehabis minum susu formula, tandanya dia kena alergi. Segera ke dokter dan diskusikan susu formula yang cocok untuk bayi anda -
Sampai berapa lama bisa menyimpan susu dalam botol? Jika di kulkas, untuk susu formula bisa sekitar 48 jam, tetapi di luar hanya sampai 2 jam. ASI bisa bertahan sampai 7 hari dalam kulkas, atau dibekukan sampai 3 bulan
Sumber: Webmd.com
(ast/vie/bt)