13 Alasan Kenapa Minum Kopi
Minum kopi sebenarnya sehat. Ko
pi memiliki beberapa manfaat positif yang selama ini belum banyak orang tahu. Setidaknya ada 13 manfaat kesehatan dengan minum kopi.
- Minum kopi meningkatkan energi dan membuat lebih cerdas. Kafein berfungsi sebagai stimulan sehingga membantu orang yang sedang kelelahan menjadi bersemangat dan berenergi. Zat psikoaktif alami ini akan bergerak ke otak lalu memblok inhibitory neurotransmitter yang disebut Adenosin. Ketika hal itu terjadi, jumlah neurotransmiter lain seperti norepinefrin dan dopamin sebenarnya meningkat dan meningkatkan aktivitas neuron. Selain itu, kopi juga meningkatkan memori, suasana hati, kewaspadaan dan tingkat energi.
- Membantu membakar lemak. Kafein dapat meningkatkan metabolisme sekitar 3-11%. Studi lain menunjukkan bahwa kafein secara khusus dapat meningkatkan pembakaran lemak, sebanyak 10% pada orang obesitas dan 29% pada orang kurus. Namun, ada kemungkinan bahwa efek ini akan berkurang pada peminum kopi jangka panjang.
- Meningkatkan kinerja fisik. Kafein dapat meningkatkan kadar adrenalin dan melepaskan asam lemak dari jaringan lemak. Hal ini juga menyebabkan perbaikan nyata kinerja fisik sekitar 11-12%. Tidak ada salahnya juga minum kopi satu jam sebelum melakukan gym.
- Mengandung beberapa nutrisi penting. Dalam secangkir kopi mengandung: Riboflavin (Vitamin B2): 11% RDA (Kebutuhan harian), Asam pantotenat (Vitamin B5): 6% RDA, Mangan dan Kalium: 3% RDA, Magnesium dan Niacin (B3): 2% RDA. Jumlahnya akan bertambah jika setiap hari minum 3-4 cangkir.
- Membantu menurunkan resiko diabetes tipe 2. Studi besar menunjukkan bahwa orang yang minum kopi memiliki risiko 23-50% lebih rendah terkena diabetes tipe 2, studi lain menunjukkan penurunan sampai 67%. Ada 18 studi yang melibatkan hingga922 orang peminum kopi yang dikaitkan dengan penurunan risiko 7% terkena diabetes tipe 2.
- Melindungi dari al zheimer dan demensia. Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum dan penyebab utama demensia di seluruh dunia dan bisa diderita oleh orang diatas 65 tahun. Cara mencegahnya dengan makan sehat, berolahraga. Selain itu, beberapa studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko rendah terkena penyakit Alzheimer.
- Menurunkan resiko parkinson. Parkinson disebabkan oleh matinya neuron penghasil dopamin di otak. Dalam studi, peminum kopi memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit Parkinson, dengan penurunan risiko mulai 32-60%. Namun tidak demikian halnya dengan orang yang minum kopi tanpa kafein.
- Membantu melindungi liver. Banyak penyakit yang mempengaruhi liver misalnya hepatitis, liver berlemak, dsbnya. Semuanya bisa menyebabkan liver menderita sirosis/pengerasan. Orang yang minum 4 cangkir atau lebih per hari memiliki sekitar 80% lebih rendah resiko sirosis.
- Menurunkan resiko depresi. Dalam sebuah penelitian Harvard diterbitkan pada tahun 2011, wanita yang minum 4 cangkir atau lebih kopi per hari memiliki risiko 20% lebih rendah mengalami depresi. Studi lain yang melibatkan 424 orang, ditemukan bahwa mereka yang minum 4 cangkir atau lebih per hari mempunyai risiko 53% lebih kecil keinginan bunuh diri.
- Menurunkan risiko beberapa kanker. Studi menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko lebih rendah hingga 40% terhadap kanker Satu studi dari 489.706 orang menemukan bahwa mereka yang minum 4-5 cangkir kopi per hari memiliki risiko 15% lebih rendah dari kanker kolorektal/usus besar.
- Mengurangi risiko stroke. Kafein memang dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi efeknya kecil (3-4 mm / Hg) dan biasanya hilang jika minum kopi secara teratur. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki risiko 20% lebih rendah dari stroke.
- Membuat panjang umur. Dalam dua penelitian yang sangat besar, minum kopi dikaitkan dengan risiko 20% lebih rendah dari kematian pada pria dan risiko 26% lebih rendah dari kematian pada perempuan, selama periode 18-24 tahun. Efek ini tampaknya sangat kuat pada penderita diabetes tipe II. Dalam satu studi, penderita diabetes yang minum kopi memiliki risiko 30% lebih rendah dari kematian selama periode penelitian 20 tahun.
- Mengandung antioksidan. Tentu saja sumber nya selain dari sayur dan buah
Sumber : authoritynutrition
(ast/bt)