9 Hal Agar Insulin Efektif Bekerja
Injeksi insulin digunakan untuk mengambil alih peran insulin alami pada penderita diabetes yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah tubuh. Injeksi insulin bukan berarti tanpa resiko, sejumlah faktor juga bisa mempengaruhi kemampuan obat dalam menyeimbangkan gula darah. Jadi, sebelum menggunakan insulin, ada baiknya menelaah 9 faktor yang membuat insulin bekerja :
-
Berapa banyak yang disuntikkan?
Dokter akan menentukan dosis insulin sesuai usia, berat badan, pola makan, aktivitas dan kesehatan secara keseluruhan. Jika insulin terlalu tinggi dosisnya bisa menyebabkan hipoglikemia (kondisi kadar gula darah sangat rendah). Begitu juga sebaliknya, terlalu sedikit akan menyebabkan hiperglikemi. Lakukan pengukuran gula darah terlebih dahulu sebelum injeksi insulin.
-
Bagian tubuh yang efektif dilakukan Injeksi Insulin
Pada sisi pusar agak keatas merupakan bagian tubuh yang efektif untuk injeksi insulin, karena insulin akan cepat bekerja. Berbeda jika injeksi insulin dilakukan pada lengan atas, kaki dan disekitar bokong, reaksi insulin akan melambat terlebih pada bagian bokong. Untuk hasil terbaik, lakukan injeksi insulin tidak pada satu titik yang sama karena dapat mempengaruhi penyerapan.
-
Waktu injeksi
Lakukan sebelum makan karena akan bekerja lebih baik ketika glukosa masuk ke darah. Para ahli kesehatan dari the American Diabetes Association merkomendasikan menyuntik insulin sekitar 20-30 menit sebelum makan.
-
Olahraga
Olahraga yang berlebihan umumnya dapat meningkatkan insulin, dan jika juga mengkonsumsi obat pengatur gula, sebaiknya dosisnya dikurangi. Olahraga juga dapat membantu penyerapan insulin.
-
Dalam kondisi sakit
Dalam kondisi sakit, gula darah cenderung meningkat. Dalam kondisi ini, penderita umumnya sering merasa lapar. Meski hanya makan dalam porsi kecil namun membutuhkan insulin lebih banyak. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter, berapa dosis insulin yang tepat jika dalam kondisi sakit seperti ini.
-
Stress
Setiap stress pada tubuh maupun psikologis akan menaikkan kadar gula darah, sehingga insulin dibutuhkan sangat tinggi.
-
Menggunakan pemanas
Mandi menggunakan air panas dan atau menggunakan bantal pemanas dapat meningkatkan suhu tubuh, sehingga mempercepat penyerapan insulin ke dalam sistem peradaran darah dibandingkan saat tubuh berada dalam suhu normal. Beberapa ahli medis terkadang menyarankan untuk mendinginkan insulin terlebih dahulu supaya terserap lebih lama.
-
Kecukupan cairan
Jika tidak cukup air, sirkulasi darah tidak lancar, insulin lambat bekerja. Dehidrasi juga cenderung meningkatkan gula darah dan dapat menyebabkan resistensi sementara insulin.
-
Makanan
Makanan tidak mengubah tingkat insulin dalam darah, tetapi mempengaruhi gula darah secara umum. Makanan berlemak diserap secara perlahan dan insulin akan turun sebelum makanan benar-benar diserap. Lakukan sarapan, makan siang, makan malam dan makanan selingan mengikuti petunjuk 3J (Jumlah, Jadwal dan Jenis Makanan).
Sumber : health.com
(ast/bt)