You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » 7 Manfaat Intermitten Fasting

7 Manfaat Intermitten Fasting

puasa2Bagi kita, mungkin istilah Intermintten fasting (IF) masih terkesan asing. IF merupakan pola diet/makan yang menerapkan puasa dalam beberapa jam, misalnya pola 16/8, artinya berpuasa 16 jam/hari. Pola diet ini disebut juga dengan Warrior Diet. Ada beberapa manfaat IF yang sudah terbukti, diantaranya:

  1. Membantu menurunkan berat badan tanpa membatasi kalori. Banyak orang stress ketika jumlah kalori mesti dihitung-hitung, bikin ribet, sehingga banyak orang mengabaikan diet itu sendiri, makan jadi merasa kurang dan akhirnya berat badan kembali naik. Buat orang yang bingung dengan menghitung kalori, mengatur waktu dalam IF sangat tepat. Puasa IF bagi orang yang taat aturan akan sangat berhasil.
  2. Membantu menjaga kondisi berat badan jangka panjang. Dengan IF, penurunan jangka panjang dan menjaga berat badan yang sudah turun, lebih mudah. Sebuah riset membandingkan orang yang menjalankan diet protein tinggi, IF, diet rendah kalori untuk jantung sehat. Diet rendah kalori dan IF sama-sama membantu mengurangi kelebihan berat badan dan Indeks Massa Tubuh ideal, menurunkan lemak darah dan kolesterol, tetapi IF lebih konsisten mempertahankan BB lebih dari setahun.
  3. Membantu orang yang beresiko terkena diabetes. Banyak orang didunia menderita pra-diabetes yang mengarah pada diabetes tipe 2 (dalam waktu 5 tahun). Jika BB turun, maka sensitivitas insulin akan diperbaiki mendorong gula darah juga turun. Orang yang pra-diabetes melakukan IF sangat membantu membutuhkan tubuh untuk memproduksi insulin lebih jarang sehingga sekresi insulin dapat dipulihkan.
  4. Membantu menyelaraskan ritme sirkadian dan melawan penyakit metabolik. Menurut National Sleep Foundation, ritme sirkadian dikenal sebagai siklus tidur / bangun atau jam tubuh, merupakan sistem dalam tubuh yang alami untuk mengatur perasaan kantuk dan terjaga selama periode 24 jam. Riset menunjukkan puasa IF membantu tubuh mengikuti ritme sikardian, membantu metabolisme. Riset lain juga menyebutkan puasa dapat membantu mengatur ulang jam sirkadian sehingga tubuh dapat memperbaiki dirinya sendiri.
  5. Menurunkan resiko masalah kardiovaskular. IF membatasi kalori yang membantu memperbaiki resiko kardiovaskular, mengontrol indeks glikemik dan resistensi insulin. IF sehari-hari juga berhasil menurunkan berat badan, mengurangi tekanan darah, kolesterol total, kolesterol LDL, dan konsentrasi triasilgliserol.
  6. Memperlambat proses penuaan. Pola makan rendah kalori mengurangi proses penuaan, membantu mencegah dan mengobati penyakit. Puasa memicu respons stres seluler adaptif, yang menghasilkan kemampuan yang lebih baik untuk mengatasi lebih banyak stres dan melawan penyakit, memperbaiki mitokondria sehingga mesin energi tubuh bekerja lebih baik lagi.
  7. Bermanfaat bagi orang tertentu. Tidak hanya membantu menurunkan BB, tapi juga buat orang dengan masalah pencernaan, mempercepat metabolisme.

Ada catatan untuk menerapkan IF. Orang yang punya gangguan makan, pernah memiliki riwayat gangguan makan, dysmorphia tubuh tidak boleh mencoba puasa IF. Begitu juga dengan penderita diabetes tipe 1, wanita hamil dan menyusui, orang yang minum obat tertentu. Masalah olahraga bisa jadi muncul pada orang melakukan IF, misalnya terasa lapar setelah berolahraga berat, sehingga bisa berbuka puasa. Hal ini dapat diolah dengan cara mengatur waktu makan sehingga berolahraga tetap bermanfaat.

Sumber : rd.com

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1823

Leave a Comment

© 2012 - www.mausehat.com

Scroll to top