You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » 10 Mitos Unik Tentang Diet

10 Mitos Unik Tentang Diet

images 2Untuk menurunkan berat badan terkadang ada hal hal lucu yang bisa percaya atau tidak, yang disebut mitos. Fakta dan mitos umumnya saling berbenturan, beberapa diantaranya bahkan sudah sangat berakar. Seperti berikut ini :

  1. Mitos: tanpa lemak lebih baik dan sehat

Fakta: Tubuh membutuhkan lemak untuk mengangkut vitamin A, D, E, K. Kebutuhan lemak sekitar kira-kira 30 gram lemak wanita dan 40 gram untuk pria. Namun demikian perlu memperhatikan asupan lemak dengan memilih sumber lemak tak jenuh misalnya alpukat atau zaitun.

  1. Mitos: diet ketat atau puasa dalam jangka waktu lama dapat menurunkan berat badan dengan cepat

Fakta: Diet dengan hanya mengandalkan berpuasa hanya efektif pada jangka waktu pendek. Ketika dilakukan jangka waktu panjang justru menghambat kesuksesan diet itu sendiri. Diet ketat tidak hanya menghilangkan lemak tetapi juga massa otot. Hilangnya otot menyebabkan penurunan tingkat metabolisme basal (jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh setiap hari). Akibatnya tubuh akan membutuhkan kalori lebih sedikit dari sebelumnya. Jika terjadi kelebihan kalori sedikit saja maka akan berpengaruh terhadap penambahan berat badan. Olahraga juga dibutuhkan untuk menjaga metabolisme dan menjaga otot tetap terbangun.

  1. Mitos: Makan larut malam akan menggemukkan.

Fakta: Tidak selalu makan larut malam dapat menambah berat badan, sebuah studi di the Dunn Nutrition Centre di Cambridge menyatakan bahwa yang terpenting adalah asupan kalori dalam waktu 24 jam. Mengatur waktu makan dengan baik akan sangat membantu mengatur nafsu makan.

  1. Mitos: Metabolisme lambat menghambat penambahan berat badan.

Fakta: Studi menunjukkan metabolisme istirahat (jumlah kalori yang digunakan oleh tubuh saat istirahat) akan meningkat seiring orang menjadi gemuk. Kenaikan berat badan terjadi karena jumlah kalori yang masuk melebihi yang dibutuhkan. Pembakaran kalori yang kurang inilah yang menyebabkan orang menjadi gemuk.

  1. Mitos: Makanan berlemak cepat menaikkan berat badan.

Fakta: Kenaikan berat badan sebenarnya merupakan proses yang lambat. Diperlukan sekitar 3500 kalori untuk menaikkan 1/2 kilogram berat tubuh, dan sebaliknya, perlu mengurangi 3500 kalori untuk mengurangi 1/2 kilogram berat tubuh. Banyak orang merasa bersalah ketika makan 50 gram coklat lalu berfikir akan menjadi gemuk. Yang terpenting adalah keseimbangan.

  1. Mitos: susu rendah lemak kurang kalsiumnya dibanding tinggi lemak

Fakta: Susu skim dan semi-skim mengandung tingkat kalsium yang lebih tinggi karena kalsium larut dalam air, bukan dalam krim susu. Susu skim justru sumber yang terbaik kalsium karena lebih tinggi 10mg per 200ml susu dibandingkan susu penuh (full cream). Susu full cream hanya baik bagi anak anak dan dewasa dengan berat badan rendah.

  1. Mitos: Makan rendah lemak menurunkan berat badan

    Fakta: Rendah lemak tidak selalu harus rendah/no calorie. Gula tambahan juga tinggi kalori dan dapat berumah menjadi lemak. Dalam 100 gram makanan sebaiknya tidak mengandung lebih dari 3 gram lemak. Jadi, baiknya diperhitungkan juga untuk asupan kalori.

  2. images 1Mitos: Kolesterol buruk untuk kita

Fakta: Kolesterol dibutuhkan untuk darah guna membangun sel dan hormon penting tubuh. Lebih baik memilih lemak tak jenuh (dalam minyak sayur, kacang, biji bijian) yang mengandung kolesterol baik (HDL) dan hindari/batasi misalnya makanan yang diproses, keju, krim.

  1. Mitos: Orang vegetarian tidak bisa membentuk otot

Fakta: Vegetarian bisa mendapatkan protein dari kacang, biji bijian. Protein digunakan untuk membangun otot dan tidak bisa terlalu tinggi. Sumber energi 50 persen berasal dari karbohidrat, 35 persen dari lemak dan sisanya 15 persen dari protein.

  1. Mitos: Berat badan bertambah kalau berhenti rokok

Fakta: Setelah berhenti merokok, umunya akan lari kemakanan, kondisi inilah sebetulnya yang menyebabkan penambahan berat badan. Gantilah rasa lapar setelah berhenti merokok dengan permen karet tanpa gula atau cemilan sehat.

Sumber : netdoctor

(ast/bt)

About The Author

Situs Resmi Kesehatan, Gizi & Farmasi.

Number of Entries : 1904

Leave a Comment

Scroll to top