You Are Here: Home » Warta Sehat » Umum » Tidak Bisa Mengkonsumsi Susu, Mungkin Anda Menderita Ini…..

Tidak Bisa Mengkonsumsi Susu, Mungkin Anda Menderita Ini…..

Tidak Bisa Mengkonsumsi Susu, Mungkin Anda Menderita Ini…

culs104458Di beberapa negara, terutama bangsa Eropa, meminum susu telah menjadi kebiasaan yang lumrah dilakukan setiap sarapan pagi. Industri susu sekarang ini sangat maju dalam hal teknologi dan kualitas susu itu sendiri. Susu-susu yang diproduksi di Eropa, rata-rata mengandung kandungan gizi yang tinggi yang baik untuk kesehatan. Setiap 100 gram susu mengandung kalori sebesar 70.5 kilokalori, protein sebanyak 3.4 gram, lemak 3.7 gram, dan kalsium sebesar 125 miligram. Namun, tidak semua orang dapat mengkonsumsi susu dengan baik, sebagian dari mereka mengalami gangguan pencernaan setiap setelah mengkonsumsi susu. Inilah yang disebut dengan “Intoleransi laktosa”.

 intoleransi-laktosa2

Intoleransi laktosa ialah keadaan dimana tubuh tidak dapat dengan mudah mencerna laktosa, sejenis gula alami (karbohidrat) yang ditemukan dalam susu dan produk susu. Keadaan ini terjadi ketika usus halus tidak bisa membuat cukup enzim yang disebut laktase untuk mencerna laktosa, karena enzim laktase yang diperlukan untuk mencerna laktosa haruslah sudah diproduksi secara alami oleh tubuh dari masa anak-anak. Sehingga, bagi orang-orang yang tidak biasa mengkonsumsi susu sapi sejak kecil akan cenderung mengalami intoleransi laktosa.

Intoleransi laktosa ditandai dengan gejala-gejala tidak nyaman seperti kembung, sakit perut, perasaan mulas, diare, mual, dan bahkan muntah. Gejala ini biasanya mulai 30 menit sampai 2 jam setelah Anda makan atau minum produk susu. Keadaan ini lebih sering terjadi pada penduduk asli Amerika, keturunan Asia, dan Afrika daripada di antara orang-orang keturunan Eropa. Tidak ada obat untuk mengobati intoleransi laktosa. Tapi Anda dapat mengobati gejala Anda dengan membatasi atau menghindari produk susu. Beberapa orang yang memiliki intoleransi laktosa beralih mengkonsumsi susu dengan kandungan laktosa yang lebih rendah, atau menggantinya dengan susu kedelai dan keju kedelai. Salah satu kekhawatiran terbesar bagi orang-orang dengan intoleransi laktosa adalah memastikan mereka mendapatkan cukup nutrisi yang ditemukan dalam produk susu sapi, terutama kalsium. Source : Health news, Nutrition Data

About The Author

Number of Entries : 50

Leave a Comment

Scroll to top