Seks Sehat Bagi Penderita Diabetes
Seks pada penderita diabetes bukan berarti tidak bisa dilakukan. Diabetes mempengaruhi seluruh tubuh termasuk juga kehidupan seks. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebelum mengambil keputusan berhubungan dengan pasangan:
-
Memeriksakan kadar gula darah. Seks dapat bertindak seperti insulin bagi diabetesi, yang dapat menurunkan kadar gula darah. Jadi, periksalah gula darah sebelum berhubungan. Jika gula darah normal atau cenderung rendah, makanlah dulu makanan kecil sebelum dan sesudah berhubungan, untuk mencegah hipoglikemi.
-
Tidak minum alkohol. Minum alkohol dan seks yang kuat dapat menurunkan kadar gula darah. Jika memang sudah minum anggur dan berhubungan seks, periksalah kadar gula segera.
-
Seorang diabetesi mengalami kerusakan syaraf yang mengurangi sensitivitas di alat kelaminnya. Pasangan sebaiknya melakukan sentuhan ditempat yang benar atau menggunakan alat bantu.
-
Diabetesi pada wanita menyebabkan cairan pada vagina berkurang, untuk masalah ini sebaiknya meggunakan pelumas. Hindari pelumas berbasis petroleum jelly karena dapat merusak kondom dan menyebabkan infeksi bakteri.
-
Olahraga untuk meningkatkan libido. Olahraga dapat meningkatkan gairah seks yang akan mneingkatkan fungsi dan sensitivitas alat kelamin. Baik bagi pria dan wanita yang libidonya rendah dapat dibantu dengan berolahraga.
-
Cegah infeksi salurah kemih. Gula darah terlalu tinggi juga dapat menyebabkan infeksi seperti infeksi salurah kemih. Ketika dirasakan nyeri pada panggul, nyeri pada pinggul, beradarah, sensasi terbakar ketika buang air kecil, sering buang air kecil, segera hubungi dokter dan tunda dulu untuk berhubungan seks. Buang air kecil 30 menit sebelum dan sesudah berhubungan sangat membantu mencegah infeksi kandung kemih.
-
Kesulitan ereksi adalah masalah umum pada pria diebetesi. Herbal yang mengandung gingko biloba dapat menjadi alternatif untuk melancarkan sirkulasi darah. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk interaksi herbal dengan obat lain yang diambil.
-
Kadar glukosa lebih tinggi pada lapisan vagina, kelembaban dan panas akan mendorong pertumbuhan bakteri dan jamur. Menjaga kadar gula darah terkendali, mandi secara teratur, menjaga daerah vagina tetap kering, hindari pakaian yang menyebabkan panas dan lembab, dan menghindari produk kewanitaan yang mengundang infeksi, seperti douche dan sabun yang kuat.
-
Ceritakan setiap masalah kepada dokter. Kasus impotensi pada pria diabetesi menjadi hal yang umum. Sekitar 50 60% pria di atas usia 50 tahun penderita diabetes memiliki gangguan ereksi. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan.
-
Cari tahu, kenapa libido lemah. Dengan pembicaraan dengan dokter, dapat dipastikan terapi seperti apa yang akan dilakukan, apakah dengan terapi hormon atau obat biasa, tergantung situasi dan keparahannya.
-
Pijatan. Relaksasi dapat membantu menurunkan kadar hormon stres, yang dapat menaikkan gula darah. Cobalah misalnya saling pijat dengan pasangan.
Sumber : rdcom
(ast/bt)